Rantau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga tetap terkendali menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Bupati Tapin H. Yamani mengatakan sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh stakeholder menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Baca juga: Bupati Tapin tinjau kesiapan perbaikan ruas Bundaran Bungur
"Kita harus responsif dalam melakukan berbagai langkah strategis agar masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan pokok jelang lebaran idul fitri," ujar Bupati Tapin, di Rantau, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel, Selasa.
Bupati Tapin menyebutkan akan menginstruksikan TPID bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi terkait untuk melakukan pemantauan berkala di pasar tradisional maupun toko modern.
Sebagai langkah konkret, ucap Yamani, Pemkab Tapin akan menggelar Pasar Murah dan Operasi Pasar bekerja sama dengan Bulog serta para distributor.
"Kami juga mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk pengendalian inflasi di daerah," katanya.
Baca juga: Rutan Rantau bagikan takjil kepada pengguna jalan di sekitar Rutan
H. Yamani mengimbau bagi para pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar menjelang hari raya idul fitri.
Sementara itu, Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tapin Sufiansyah menyebutkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tapin bahwa Kabupaten Tapin termasuk dalam delapan daerah di Kalimantan Selatan yang mengalami kenaikan sebesar 0,59 persen pada minggu ke tiga Maret 2025.
"Saat ini komoditas yang paling berkontribusi terhadap kenaikan ini adalah bawang merah, cabai rawit, dan gula pasir," ujar ketua TPID.
Sufiansyah mengatakan kenaikan harga juga terjadi di tujuh kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Selatan, sementara hanya satu daerah yang mengalami penurunan harga.
Dengan adanya langkah-langkah pengendalian inflasi yang telah disiapkan, Pemkab Tapin berharap masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar menjelang Idul Fitri.
Baca juga: Bupati Tapin realisasikan bedah rumah dalam 30 hari