• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Minggu, 1 Februari 2026
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Sabtu, 31 Januari 2026 21:13

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      Kamis, 15 Januari 2026 22:41

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Kamis, 18 Desember 2025 16:50

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Minggu, 14 Desember 2025 11:49

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Senin, 1 Desember 2025 15:03

  • Nasional
    • Menaker siapkan BLK jadi klinik produktivitas-inkubator bisnis

      Menaker siapkan BLK jadi klinik produktivitas-inkubator bisnis

      Minggu, 1 Februari 2026 13:01

      Hampir 3.000 WNI terjebak penipuan daring datangi KBRI Phnom Penh

      Hampir 3.000 WNI terjebak penipuan daring datangi KBRI Phnom Penh

      Sabtu, 31 Januari 2026 22:28

      Longsor Cisarua - Sepuluh kantong jenazah dievakuasi hari ini

      Longsor Cisarua - Sepuluh kantong jenazah dievakuasi hari ini

      Sabtu, 31 Januari 2026 21:00

      Longsor Cisarua - SAR evakuasi empat jenazah, 16 masih DP

      Longsor Cisarua - SAR evakuasi empat jenazah, 16 masih DP

      Sabtu, 31 Januari 2026 14:13

      Banjir, warga Pantura Subang mengungsi di kolong jembatan

      Banjir, warga Pantura Subang mengungsi di kolong jembatan

      Sabtu, 31 Januari 2026 13:14

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • IBL 2026 - Dewa United pimpin klasemen sementara

        IBL 2026 - Dewa United pimpin klasemen sementara

        Minggu, 1 Februari 2026 10:30

        Super League - Madura United ditahan imbang 0-0 oleh PSBS Biak

        Super League - Madura United ditahan imbang 0-0 oleh PSBS Biak

        Sabtu, 31 Januari 2026 23:51

        Super League - Persis Solo jadikan motivasi kekalahannya dari Persib

        Super League - Persis Solo jadikan motivasi kekalahannya dari Persib

        Sabtu, 31 Januari 2026 23:17

        IBL 2026 - Rajawali Medan gagal menang lawan Hangtuah

        IBL 2026 - Rajawali Medan gagal menang lawan Hangtuah

        Sabtu, 31 Januari 2026 23:04

        Piala Asia Futsal 2026 - Indonesia ke perempat final, juarai Grup A

        Piala Asia Futsal 2026 - Indonesia ke perempat final, juarai Grup A

        Sabtu, 31 Januari 2026 21:56

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        ULM cetak 15 dokter spesialis dan 44 dokter baru

        ULM cetak 15 dokter spesialis dan 44 dokter baru

        Selasa, 27 Januari 2026 16:54

        FKIK ULM tambah enam program dokter spesialis

        FKIK ULM tambah enam program dokter spesialis

        Selasa, 27 Januari 2026 16:49

        ULM raih akreditasi A untuk lembaga asesmen center

        ULM raih akreditasi A untuk lembaga asesmen center

        Sabtu, 24 Januari 2026 11:41

        Tim ULM juara Lawphoria 2026, angkat transformasi hukum lingkungan

        Tim ULM juara Lawphoria 2026, angkat transformasi hukum lingkungan

        Sabtu, 24 Januari 2026 11:39

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Selasa, 23 Desember 2025 19:48

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Jumat, 19 Desember 2025 23:20

        Poliban bekali guru dan siswa SMK teknik konversi kendaraan listrik

        Poliban bekali guru dan siswa SMK teknik konversi kendaraan listrik

        Senin, 15 Desember 2025 19:55

        Poliban mantapkan penerapan program rekognisi pembelajaran lampau

        Poliban mantapkan penerapan program rekognisi pembelajaran lampau

        Sabtu, 13 Desember 2025 20:04

    • English News
      • Indonesia tightens cruise ship oversight to protect coral reefs

        Indonesia tightens cruise ship oversight to protect coral reefs

        Sabtu, 31 Januari 2026 22:44

        Indonesia targets 2026 groundbreaking for Huayou EV battery project

        Indonesia targets 2026 groundbreaking for Huayou EV battery project

        Sabtu, 31 Januari 2026 0:36

        Law Minister officiates legal aid posts in all villages in South Kalimantan

        Law Minister officiates legal aid posts in all villages in South Kalimantan

        Sabtu, 31 Januari 2026 0:16

        Kotabaru Regent  inks MoU with Ombudsman on pubic service

        Kotabaru Regent inks MoU with Ombudsman on pubic service

        Jumat, 30 Januari 2026 17:22

        Kotabaru Regent visits Director General of Regional Development on LSDP

        Kotabaru Regent visits Director General of Regional Development on LSDP

        Jumat, 30 Januari 2026 4:00

    • Infografik
    • Foto
      • Teknik Sipil UNIVSM teken MoU dengan PT Dinar Energi Utama

        Teknik Sipil UNIVSM teken MoU dengan PT Dinar Energi Utama

        Sabtu, 31 Januari 2026 22:46

        PLN Kalselteng-Poliban sinergi dorong kompetensi vokasi kendaraan listrik melalui Elvi Sukesi

        PLN Kalselteng-Poliban sinergi dorong kompetensi vokasi kendaraan listrik melalui Elvi Sukesi

        Sabtu, 31 Januari 2026 20:42

        Dirut PLN dampingi Menhan resmikan operasional pabrik prekursor baterai

        Dirut PLN dampingi Menhan resmikan operasional pabrik prekursor baterai

        Sabtu, 31 Januari 2026 7:05

        YBM PLN UID Kalselteng serahkan bantuan korban banjir di Kecamatan Halong

        YBM PLN UID Kalselteng serahkan bantuan korban banjir di Kecamatan Halong

        Jumat, 30 Januari 2026 21:12

        DPRD Tanah Bumbu paripurnakan Raperda APBD 2026

        DPRD Tanah Bumbu paripurnakan Raperda APBD 2026

        Senin, 26 Januari 2026 20:06

    • Video
      • Menteri Hukum resmikan 2015 Posbankum di Kalsel

        Menteri Hukum resmikan 2015 Posbankum di Kalsel

        Jumat, 30 Januari 2026 21:08

        Bhakti Korem 101 Antasari perkuat dukungan pendidikan

        Bhakti Korem 101 Antasari perkuat dukungan pendidikan

        Kamis, 29 Januari 2026 19:46

        Kunjungi Korem 101 Antasari, Komisi I DPR RI bahas isu strategis

        Kunjungi Korem 101 Antasari, Komisi I DPR RI bahas isu strategis

        Rabu, 28 Januari 2026 23:13

        Kalsel fasilitasi beasiswa kuliah luar negeri bagi ratusan pelajar

        Kalsel fasilitasi beasiswa kuliah luar negeri bagi ratusan pelajar

        Rabu, 28 Januari 2026 0:44

        KSOP Banjarmasin terima aspirasi IKASUDA soal aturan standar kapal

        KSOP Banjarmasin terima aspirasi IKASUDA soal aturan standar kapal

        Senin, 26 Januari 2026 23:20

    Benang kusut penyebab jatuhnya Lion Air JT 610

    Minggu, 27 Oktober 2019 11:12 WIB

    Benang kusut penyebab jatuhnya Lion Air JT 610

    Kepala Sub Komite Kecelakaan Penerbangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Nurcahyo memeragakan kronologi kecelakaan pesawat Lion Air PK LQP nomor penerbangan JT 610. (ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu)

    Apabila dari sembilan ini satu saja bisa terhindari, maka mungkin kecelakaan bisa tidak terjadi,

    Jakarta (ANTARA) - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) resmi telah mengeluarkan hasil investigasi kecelakaan pesawat Lion Air PK LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, 29 Oktober 2018.

    Tidak ada faktor tunggal (single factor) dalam kecelakaan tersebut, tetapi terdapat sembilan faktor yang berkontribusi satu sama lain sehingga KNKT sendiri tidak bisa menyebutnya sebagai penyebab.

    Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan apabila satu saja dari kesembilan faktor tersebut bisa dicegah, maka akan sangat mungkin kecelakaan itu masih bisa terhindari.

    “Apabila dari sembilan ini satu saja bisa terhindari, maka mungkin kecelakaan bisa tidak terjadi,” kata Soerjanto.

    Namun, malang tak dapat ditolak hingga akhirnya pesawat PK LQP yang sebetulnya sempat selamat dalam penerbangan Denpasar-Jakarta malam sebelumnya, harus berakhir di Perairan Tanjung Karawang dari Jakarta menuju Pangkal Pinang keesokan harinya.

    Sembilan faktor tersebut, di antaranya asumsi terkait reaksi pilot yang dibuat pada saat proses desain dan sertifikasi pesawat Boeing 737-8 (MAX), meskipun sesuai dengan referensi yang ada ternyata tidak tepat.

    Kedua, mengacu asumsi yang telah dibuat atas reaksi pilot dan kurang lengkapnya kajian terkait efek-efek yang dapat terjadi di kokpit, sensor tunggal yang diandalkan untuk sistem peringatan dini atau Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS) dianggap cukup dan memenuhi ketentuan sertifikasi.

    MCAS adalah fitur yang baru ada di pesawat Boeing 737-8 (MAX) untuk memperbaiki karakteristik angguk (pergerakan pada bidang vertikal) pesawat pada kondisi flap up, manual flight (tanpa auto pilot) dan indikator sudut sikap (angle of attack) tinggi.

    Ketiga, desain MCAS yang mengandalkan satu sensor rentan terhadap kesalahan.

    Keempat, pilot mengalami kesulitan melakukan respon yang tepat terhadap pergerakan MCAS yang tidak seharusnya karena tidak ada petunjuk dalam buku panduan dan pelatihan.

    Kelima, indikator penunjuk sikap atau angle of attack Disagree tidak tersedia di pesawat Boeing 737-8 (MAX) PK-LQP, berakibat informasi ini tidak muncul pada saat penerbangan dengan penunjukan sudut AOA yang berbeda antara kiri dan kanan, sehingga perbedaan ini tidak dapat dicatatkan oleh pilot dan teknisi tidak dapat mengidentifikasi kerusakan AOA sensor.

    Keenam, AOA sensor pengganti mengalami kesalahan kalibrasi yang tidak terdeteksi pada saat perbaikan sebelumnya.

    Ketujuh, investigasi tidak dapat menentukan pengujian AOA sensor setelah terpasang pada pesawat yang mengalami kecelakaan dilakukan dengan benar, sehingga kesalahan kalibrasi tidak terdeteksi.

    Kedelapan, informasi mengenai stick shaker dan penggunaan prosedur non-normal Runaway Stabilizer pada penerbangan sebelumnya tidak tercatat pada buku catatan penerbangan dan perawatan pesawat mengakibatkan baik pilot maupun teknisi tidak dapat mengambil tindakan yang tepat.

    Kesembilan, beberapa peringatan, berulangnya aktifasi MCAS dan padatnya komunikasi dengan ATC tidak terkelola dengan efektif. Hal ini diakibatkan oleh situasi-kondisi yang sulit dan kemampuan mengendalikan pesawat, pelaksanaan prosedur non-normal, dan komunikasi antar pilot, berdampak pada ketidakefektifan koordinasi antar pilot dan pengelolaan beban kerja. Kondisi ini telah teridentifikasi pada saat pelatihan dan muncul kembali pada penerbangan ini.

    Kerusakan Tidak Dicatat
    Kepala Sub Komite Kecelakaan Penerbangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Nurcahyo menjelaskan kronologi kejadian tersebut bahwa kerusakan indikator kecepatan dan ketinggian di pesawat PK-LQP terjadi pertama kali terjadi pada 26 Oktober 2018 dalam penerbangan dari Tianjin, China ke Manado, Indonesia.

    Setelah beberapa kali perbaikan pada kerusakan yang berulang, pada t28 Oktober 2018 AOA sensor kiri diganti di Denpasar, Bali.

    AOA sensor kiri yang dipasang mengalami deviasi sebesar 21 derajat yang tidak terdeteksi pada saat diuji setelah dipasang.

    “Deviasi ini mengakibatkan perbedaan penunjukan ketinggian dan kecepatan antara instrument kiri dan kanan di kokpit, juga mengaktifkan stick shaker dan MCAS pada penerbangan dari Denpasar ke Jakarta,” katanya.

    Pilot berhasil menghentikan aktifnya MCAS dengan memindahkan Stab Trim switch ke posisi Cut Out (mati/ tidak aktif).

    Setelah mendarat di Jakarta, pilot melaporkan kerusakan yang terjadi namun tidak melaporkan stick shaker (guncangan kendali pilot) dan pemindahan Stab Trim ke posisi Cut Out.

    “Lampu peringatan AOA Disagree tidak tersedia sehingga pilot tidak melaporkannya. Masalah yang dilaporkan ini hanya dapat diperbaiki menggunakan prosedur perbaikan AOA Disagree,” katanya.

    Karena tidak dicatat dalam laporan, maka teknisi tidak menemukan adanya kerusakan pada AoA yang sudah berkali rusak itu.

    Kemudian, pada 29 Oktober 2018 pesawat dioperasikan dari Jakarta ke Pangkal Pinang. Kotak hitam Flight Data Recorder (FDR) merekam kerusakan yang sama terjadi pada penerbangan ini.

    “Pilot melaksanakan prosedur non-normal untuk IAS Disagree, namun tidak mengenali kondisi runaway stabilizer,” kata Nurchayo.

    Di sini perbedaan penanganan pilot terhadap kerusakan AoA terlihat di mana pada penerbangan Denpasar-Jakarta pilot mematikan sistem MCAS dibantu dengan satu pilot tambahan yang berada di kokpit.

    Sementara itu, dalam penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang membiarkan MCAS terus mencari keseimbangan sendiri dengan terus membentuk sudut angguk, sementara kopilot mencari prosedur di buku manual yang ternyata tidak ada.

    “Jadi yang satu tetap terbang, yang satu mencari prosedur,” katanya.

    Sempat Diperbaiki namun Miskalibrasi
    Investigator KNKT Ony Soerjo Wibowo mengatakan AoA itu pernah dipakai pada Malindo Airlines, namun mengalami kerusakan sehingga harus diperbaiki di Amerika Serikat.

    Namun, pihak Amerika mengerjakannya tidak menggunakan alat yang direkomendasikan oleh pabrikan.

    “Kalau salah switch satu saja akan menyebabkan kalibrasinya bermasalah. Ini lah yang kita sangka terjadi karena ketika kita uji kembali dicoba sengaja disalahkan bener enggak ada miskalibrasi, ternyata benar (ada miskalibrasi). Sehingga kita berpendapat barangkali ini yang mengakibatkan AOA itu miskalibrasi,” katanya.

    Karena faktor-faktor itulah, KNKT menerbitkan tiga rekomendasi keselamatan kepada Lion Air, kepada Boeing enam rekomendasi keselamatan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub tiga rekomendasi keselamatan, Federal Aviation Administration delapan rekomenasi keselamtan, Batam Aero Technic tiga rekomendasi keselamatan, AirNav Indonesia satu rekomendasi keselamatan dan Xtra Aerospace satu rekomendasi keselamatan.

    Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut setelah sebelumnya sempat membekukan sementara dan penuh terhadap pengoperasian pesawat Boeing 737 Max 8 setelah kejadian yang sama terjadi juga pada Ethiopian AIrlines ET 320.

    Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan pihaknya berterima kasih kepada KNKT atas kerja keras dan ketekunannya dalam melakukan penyelidikan kecelakaan penerbangan JT 610.

    “Sangat penting untuk menentukan akar penyebab dan faktor-faktor penyebab kecelakaan agar mengambil tindakan korektif serta dijadikan bahan rekomendasi segera sebagai langkah guna memastikan bahwa kecelakaan seperti ini tidak pernah terjadi lagi,” katanya.

    Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
    Editor : Ulul Maskuriah
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    Rupiah hari ini Rp16.610 per dolar AS, menguat 7 poin

    Rupiah hari ini Rp16.610 per dolar AS, menguat 7 poin

    30 Oktober 2025 13:37

    Rupiah merosot lagi jadi Rp16.610 per dolar AS

    Rupiah merosot lagi jadi Rp16.610 per dolar AS

    25 Maret 2025 11:29

    Turun 32 poin, rupiah Senin jadi Rp15.610 per dolar AS

    Turun 32 poin, rupiah Senin jadi Rp15.610 per dolar AS

    14 Oktober 2024 12:55

    Rupiah Kamis pagi melemah jadi Rp15.610

    Rupiah Kamis pagi melemah jadi Rp15.610

    23 November 2023 10:41

    Polda Kalsel tangkap pemuda pengangguran simpan 610 butir ekstasi

    Polda Kalsel tangkap pemuda pengangguran simpan 610 butir ekstasi

    28 Juni 2021 14:52

    1,610 Tanah Laut's SMEs receive BPUM capital assistance

    1,610 Tanah Laut's SMEs receive BPUM capital assistance

    6 Oktober 2020 05:45

    1.610 UMKM Tanah Laut terima BPUM

    1.610 UMKM Tanah Laut terima BPUM

    5 Oktober 2020 19:34

    ACT kirim 1.610 kotak masker

    ACT kirim 1.610 kotak masker

    17 Februari 2020 07:33

    Terpopuler

    Desy Purwasih pemuda Mantewe raih gelar doktor dengan IPK sempurna

    Desy Purwasih pemuda Mantewe raih gelar doktor dengan IPK sempurna

    Wakil Wali Kota Banjarmasin tegaskan penertiban bangunan di atas sungai

    Wakil Wali Kota Banjarmasin tegaskan penertiban bangunan di atas sungai

    Petugas pasang papan peringatan tambang ilegal kawasan Galian C Batu Bini

    Petugas pasang papan peringatan tambang ilegal kawasan Galian C Batu Bini

    DPRD Kalsel apresiasi rencana pengembangan kelapa genjah

    DPRD Kalsel apresiasi rencana pengembangan kelapa genjah

    Pelaku usaha kapal unjuk rasa minta Instruksi Menteri Perhubungan dicabut

    Pelaku usaha kapal unjuk rasa minta Instruksi Menteri Perhubungan dicabut

    Top News

    • ULM cetak 15 dokter spesialis dan 44 dokter baru

      ULM cetak 15 dokter spesialis dan 44 dokter baru

      27 Januari 2026 16:54

    • FKIK ULM tambah enam program dokter spesialis

      FKIK ULM tambah enam program dokter spesialis

      27 Januari 2026 16:49

    • Antropolog Ekologi ULM: Sampel danum bangai tidak representatif

      Antropolog Ekologi ULM: Sampel danum bangai tidak representatif

      27 Januari 2026 16:37

    • Pemkab Tabalong berkomitmen perkuat sektor pertanian

      Pemkab Tabalong berkomitmen perkuat sektor pertanian

      26 Januari 2026 20:29

    • Firman Yusi reses di pondok pesantren

      Firman Yusi reses di pondok pesantren

      26 Januari 2026 20:14

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA
    notification icon
    Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com