Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memilih duta pemuda peduli lingkungan sebagai penggerak Banjarmasin bersih dan asri tahun 2025.
Wakil Wali Kota Hj Ananda di Banjarmasin, Kamis, menyampaikan, kepedulian para pemuda untuk bergerak mewujudkan Banjarmasin bersih dan asri sangat dibutuhkan saat ini.
Pasalnya, kata dia, Banjarmasin sedang mengalami permasalahan kebersihan hingga status darurat sampah ditetapkan sejak ditutupnya Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI 1 Februari 2025.
Kota ini juga sedang berjuang meningkatkan pemenuhan ruang terbuka hijau agar kota yang akan berusia 499 tahun pada 24 September 2025 ini menjadi kota asri.
Tentunya, ungkap Ananda, Banjarmasin yang juga dikenal sebagai Kota Seribu Sungai terus berupaya memperbaiki lingkungan dan mengatasi pencemaran sungai.
Baca juga: Banjarmasin perkuat edukasi remaja lewat generasi berencana
Adapun para duta pemuda peduli lingkungan bersih dan asri atau disingkat Pepelingasih Kota Banjarmasin 2025 mereka akan menjalankan tugas terkait program-program yang telah disusun sebaik-baiknya.
"Saya ucapkan selamat kepada para duta. Saya ingin memastikan kalian yang dipilih oleh juri-juri kita itu bisa amanah dan bertanggung jawab," ucapnya.
"Penting agar kalian benar-benar bisa menjadi pemuda peduli lingkungan bersih dan asri, wujudkan dengan aksi nyata, jangan sampai itu hanya jadi jargon semata," pesannya.
Kabid Kepemudaan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin M Syarif mengungkapkan, ajang pemilihan duta ini sebagai langkah awal menggerakkan para pemuda peduli lingkungan untuk bisa menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Baca juga: TPK Banjarmasin bekali petugas kebersihan teknik pembibitan tanaman
"Kita ingin mendorong lahirnya generasi muda yang ikut bergerak aktif, peduli dan kreatif dalam penghijauan kota Banjarmasin secara berkelanjutan. Upaya mewujudkan Banjarmasin yang bersih, asri dan sehat tentu menjadi perhatian utama mereka," ujarnya.
Adapun pemenang pemilihan duta pemuda peduli lingkungan dengan karya masing-masing, yakni pemenang pertama Noor Risa Utami dengan karya "Daur Ulang jadi Cuan", pemenang kedua Reny Setiawati dengan karya "Bank Sampah Mahasiswa".
Selanjutnya pemenang ketiga Akhmad Zaini dengan karya "Eco Leader Academy", kemudian juara harapan satu Chanda Halim dengan karya "Bahan Ajar Ramah Lingkungan dan Berbasis Kearifan Lokal" dan juara harapan dua Abiyyu Hafizh dengan karya "Sisa Hijau".
Baca juga: BPJAMSOSTEK Banjarmasin kampanye peduli lingkungan
