Tanjung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan berkomitmen memperkuat sektor pertanian guna peningkatan kesejahteraan masyarakat di tengah rasionalisasi anggaran yang cukup besar.
Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani menyampaikan sekitar 60 persen warga Tabalong bekerja sebagai petani karena itu penguatan sektor pertanian (Hulu ke Hilir)
menjadi fokus utama.
"Di sektor hulu kita melakukan normalisasi anak sungai sepanjang 60 kilometer di wilayah Selatan, bantuan alsintan, perbaikan jalan usaha tani, dan pemberian fasilitas bagi SDM penyuluh," jelas Noor Rifani saat membuka Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Tabalong 2027, Senin.
Penguatan sektor pertanian ini diharapkan mendongkrak target produksi padi berupa peningkatan indeks pertanaman (IP) dan mempertahankan surplus produksi beras yang tahun ini mencapai hampir 57 persen.
Selain itu program Bela Tani dengan membeli produk pertanian dengan harga pasar melalui Rasda (Beras Daerah) diyakini dapat meningkatkan pendapatan petani.
Sementara itu dalam Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Tabalong 2027, Kepala Bapperinda setempat Arianto menyebutkan kegiatan ini upaya menciptakan sinkronisasi pembangunan yang aspiratif dan kolaboratif melalui keterlibatan aktif berbagai elemen stakeholder.
"Kita perlu menyelaraskan rumusan isu strategis dan permasalahan pembangunan daerah," jelas Arianto.
Dengan membahas tujuan, sasaran, dan arah kebijakan pembangunan yang akan dituangkan dalam dokumen perencanaan.
Melalui forum konsultasi ini diharapkan adanya kesepakatan isu strategis dan masukan untuk penyusunan RKPD Kabupaten Tabalong Tahun 2027.
Forum konsultasi ini dihadiri unsur pemerintah daerah, LSM, dan stakeholder terkait dengan harapan seluruh peserta berperan aktif memberikan saran, masukan, maupun kritik yang membangun demi tercapainya perencanaan pembangunan daerah yang lebih baik.
