Penanggung jawab Bengkel Konversi Otomotif Poliban, Yuan Perdana di Banjarmasin, Senin, menyampaikan, pihaknya berbagai ilmu dan teknik dalam gelar pelatihan yang diikuti guru dan siswa SMK jurusan otomotif di Provinsi Kalsel.
Baca juga: Poliban mantapkan penerapan program rekognisi pembelajaran lampau
Dinyatakan dia, pelatihan ini merupakan bagian dari program “Elvi Sukesi” atau Electric Vehicles Sukses Reparasi & Konversi yang bekerja sama dengan PT PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng).
"Kita kupas tuntas terkait kendaraan konversi. Program ini sebenarnya merupakan program pemerintah pada era sebelumnya, dan kini kami mencoba membandingkannya dengan berbagai produk kendaraan listrik yang sudah ada di pasaran," ungkap Yuan.
Yuan menjelaskan, pelatihan ini sebagai bekal bagi guru dan siswa SMK jurusan otomotif untuk menambah wawasan dan ilmu yang berguna pada kemudian hari.
"Semoga mereka yang telah mengikuti pelatihan ini dapat membawa ilmu yang diperoleh ke dalam kelas dan menjadikannya sebagai media pembelajaran. Siapa tahu nantinya sekolah mereka dapat membuka praktik kendaraan listrik" ujarnya.
Baca juga: Poliban tingkatkan wawasan mahasiswa mengenai investasi sukuk
Koordinator Program Studi D4 Teknik Rekayasa Otomotif Poliban Raybian Nur mengatakan, pelatihan ini juga diharapkan menjadi salah satu upaya pelestarian lingkungan, khususnya dalam mengurangi permasalahan emisi gas buang kendaraan.
"Kenapa kita harus melakukan konversi dari ICE (Internal Combustion Engine) ke kendaraan listrik? Ketika melihat kelangkaan bahan bakar, saya justru berpikir bahwa inilah salah satu dampak positif dari konversi kendaraan. Saat orang harus mengantre di SPBU, kendaraan listrik bisa tetap melaju. Di situlah salah satu keuntungannya," ucap Raybian.
Dia berharap, pelatihan yang berlangsung dari 15-17 Desember 2025 ini dapat meningkatkan pemahaman peserta terkait konversi kendaraan listrik.
"Para peserta juga akan diajarkan prinsip kerja motor listrik. Harapannya, selama tiga hari pelatihan ini, mereka dapat pulang dengan membawa ilmu yang bermanfaat," demikian katanya.
Baca juga: Poliban dan IPI salurkan ratusan buku untuk SDN 1 Loksado
Baca Link :Poliban
