"Kami berharap BRF meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," ujar Rizky di Banjarbaru, Sabtu.
Baca juga: Ketua DPRD Banjarbaru apresiasi Polres gandeng mahasiswa jaga kamtibnas kondusif
Menurut Rizky, banyak pedagang yang berjualan menempati stan atau tempat khusus yang disiapkan akan berdampak pada jumlah pengunjung yang datang untuk membeli berbagai macam makanan atau kuliner.
Rizky menyebutkan, aktivitas jual beli makanan dan minuman di tempat khusus itu tentunya mendorong perputaran uang sehingga membuat perekonomian berjalan dan mampu meningkatkan kesejahteraan.
"Banyaknya pengunjung yang datang dan membeli beragam kuliner tentu membuat perekonomian berjalan lancar dan pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedagang," ucapnya.
Ketua DPRD juga mengapresiasi Pemkot Banjarbaru yang memberi stan atau tempat gratis bagi para pelaku UMKM sehingga mereka bisa memperkenalkan sekaligus menjual beragam produknya.
"Kami mengapresiasi pelaku UMKM yang diberikan tempat khusus tanpa biaya sehingga mereka lebih mudah dan murah memperkenalkan produk yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan," katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Muhammad Aditya Mufti Ariffin membuka BRF 2025 yang diharapkan menjadi salah satu sarana melestarikan kuliner khas Banjar dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat.
Baca juga: Pemkot Banjarbaru usul revisi Perda Pengelolaan Pemakaman ke DPRD
"Kami harapkan, BRF yang digelar selama Ramadhan menjadi sarana untuk melestarikan berbagai kuliner tradisional sehingga lebih dikenal masyarakat dan meningkatkan perekonomian pedagang," ujarnya.
Menurut Aditya, selain beragam kue atau wadai tradisional yang dijual pedagang di stan juga bisa dinikmati berbagai produk olahan milik pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Aditya juga berharap, aktivitas jual beli kuliner selama bulan Ramadhan di BRF mampu lebih meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat khususnya pedagang yang berjualan di tempat itu.
"Kami berharap, pengunjung yang datang baik dari Banjarbaru maupun luar daerah membuat BRF semakin ramai sehingga bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," kata Aditya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Banjarbaru Sri Lailana mengatakan, jumlah stan tersedia di BRF 2025 sebanyak 200 buah dan 20 buah diantara diisi stan UMKM.
"Khusus untuk stan UMKM tidak dikenakan biaya atau gratis sehingga mereka bisa berjualan sekaligus juga memperkenalkan produknya kepada pengunjung yang datang selama pelaksanaan BRF," katanya.
Baca juga: Semua pihak diimbau hormati Putusan MK soal PSU Pilkada Banjarbaru