sekolah belum juga mendapat bantuan dari pemerintah daerah.
"Hingga saat ini pihak sekolah belum mendapat bantuan padahal hal tersebut sangat
diharapkan guna kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah." Ujar Mansyah, Kepala
SMAN 1 Rantau saat dikonfirmasi di kantornya Rabu (07/09).
Menurut Mansyah, pihaknya belum mendapat bantuan dari pemerintah daerah dikarenakan
pada tahun ini anggaran yang ada sudah dialokasikan dan masih belum bisa diprogramkan.
"Meski demikian kami berharap pemerintah daerah dapat mengalokasikan dana khusus
sebagai tindakan tanggap bencana kebakaran tersebut." Katanya.
Dijelaskan Mansyah, saat kebakaran lalu pihaknya telah kehilangan ruangan dewan guru
dan laboratorium komputer dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Untuk menjalankan aktifitasnya para guru terpaksa memakai ruangan laboratorium kimia
sebagai ruang guru sementara.
Sementara itu sebanyak 560 orang siswa harus bergantian mengikuti praktek komputer
dengan jadwal yang sudah diatur pihak sekolah, karena komputer yang tersisa tinggal 10
buah.
Mansyah juga menambahkan terpakainya ruang kimia membuat praktek kimia bagi siswa
terpaksa terhenti.
"Adanya musibah kebakaran lalu semuanya tentu berjalan agak sulit, namun dengan
keterbatasan yang ada kita tetap bersyukur karena proses belajar mengajar di sekolah
ini tetap berjalan lancar." Ucapnya./et/B
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.