“KONI perlu menetapkan target yang jelas agar pembinaan atlet memiliki arah dan motivasi yang kuat. Misalnya bisa menargetkan peringkat 10 besar pada PON mendatang, sehingga pembinaan dapat dilakukan secara terencana dan berkelanjutan,” kata dia dalam Rakerprov KONI Kalsel 2025 di Banjarmasin, Senin.
Baca juga: Kirab obor Porprov XII Kalsel sambangi Kota Banjarmasin
Menurut dia, prestasi olahraga berpengaruh besar terhadap citra daerah. Ketika atlet berprestasi, nama daerah dan bangsa ikut terangkat di tingkat nasional hingga internasional.
“Pemerintah Provinsi Kalsel siap mendukung setiap program yang dapat memperkuat pembinaan olahraga dan regenerasi atlet,” tutur Syarifuddin.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel Pebriadin Hapiz mengatakan upaya peningkatan prestasi harus sejalan dengan visi gubernur dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan berprestasi.
“Olahraga prestasi harus terus dikembangkan, seiring dengan pembudayaan olahraga di masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: HST duduki peringkat 12 dengan 132 medali di Porpov Kalsel 2025
Ia menegaskan pemerintah daerah juga terus menyiapkan dukungan infrastruktur olahraga guna menunjang pembinaan atlet jangka panjang, salah satunya fasilitas stadion olahraga berstandar internasional yang sedang direncanakan di wilayah Banjarbaru sekitarnya.
Sekretaris Umum KONI Kalsel Enly Hadiyanor mengatakan hasil prestasi, baik di PON maupun ajang internasional seperti SEA Games, harus dilihat sebagai bagian dari proses pembinaan.
“KONI adalah induk organisasi cabang olahraga dan mitra pemerintah dalam pembinaan prestasi. Prestasi yang kita perjuangkan tentunya adalah prestasi kita bersama,” ujar Enly.
Baca juga: Kontingen HSS raih empat medali emas tiga cabor Poprov XII
Pewarta: Tumpal Andani AritonangEditor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026