Minggu, 22 Oktober 2017

PNS Gaji Minus Diusulkan Pensiun Dini

id PNS Malas
PNS  Gaji Minus Diusulkan Pensiun Dini
Bupati HST H Abdul Latif (M. Taupik Rahman/AntaraNews Kalsel)
Siapapun Kepala Dinasnya yang tidak bisa bekerja dengan baik maka dalam waktu Tiga bulanpun akan saya ganti tidak perlu menunggu Enam bulan baru merotasi,
Barabai, (AntaraNews Kalsel) - Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) berencana mengusulkan pensiun dini bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang gaji tiap bulannya minus atau habis tidak sampai tanggal 30.

Hal tersebut disampaikannya saat rapat koordinasi program pengentasan kemiskinan bersama para Camat dan Pimpinan SOPD di Auditorium Kantor Bupati HST Rabu (12/10).

Menurut Latif hampir dua tahun pemerintahannya, Dia telah banyak meneliti dan mempelajari kenapa para PNS sangat sulit bekerja dengan baik saat ini.

"Untuk mengetahui penyebabnya cukup mudah tinggal lihat daftar gaji PNS tiap bulannya, jika telah habis terpakai tanggal 10 atau 15 pastilah tidak bisa lagi fokus untuk bekerja dengan baik," katanya.

Karena gaji tidak cukup tersebut menurutnya pastilah ketika berangkat pagi yang difikirkan adalah bagaimana mencari duit bukan bekerja dengan baik.

"Jadi bila ada masyarakat yang berurusan sedikit-sedikit dipersulit, kalau dikasih duit baru urusan lancar atau juga cuma nongkrong di warung atau berkeliaran di pasar mencari sampingan," katanya.

Menyikapi hal tersebut H Abdul Latif menyampaikan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri agar para PNS seperti itu secepatnya  dipensiunkan dini.

"Karena sudah tidak efektif dan produktif lagi untuk bekerja dan memberikan pelayanan yang baik serta maksimal kepada masyarakat," tuturnya.

Kepada para Camat dan Kepala SOPD Dia juga mengingatkan agar bekerja dengan baik melayani masyarakat dan dapat menyelesaikan target-target yang telah di bebankan oleh pimpinan.

"Siapapun kepala dinasnya yang tidak bisa bekerja dengan baik, maka dalam waktu tiga bulan akan saya ganti, tidak perlu menunggu enam bulan baru merotasi, kalau ingin menuntut silahkan tuntut bupatinya," tegas Latif.

Bupati mengungkapkan saat ini, Dia sudah tidak punya waktu lagi untuk membina para kepala dinas karena dalam dua tahun ini telah cukup mengurus internal pemerintahan terutama PNS dan akan diserahkan kepada wakil dan sekretaris daerah.

"Tahun 2018 ini saya akan lebih fokus terjun langsung kelapangan bertemu dengan masyarakat dan ke Desa-desa untuk mendengarkan aspirasi mereka," katanya.

Editor: Muhammad Taufikurrahman 

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Top News
Baca Juga