Rantau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, menggelar operasi pasar murah pada sembilan kecamatan, guna merespon cepat lonjakan harga gas elpiji 3 kilogram yang dikeluhkan masyarakat.
Kepala Dinas Perdagangan Tapin Sugian Noor mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan langsung ke sejumlah titik distribusi, termasuk agen, pangkalan, dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Pulau Pinang.
Baca juga: PT Pertamina Patra Niaga uji coba transaksi LPG 3Kg gunakan KTP
“Distribusi dari Pertamina masih normal, tidak ada pengurangan kuota. Harga di pangkalan juga masih sesuai HET, yakni Rp18.500,” kata Sugian di Rantau, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel, Kamis.
Menurut Sugian, lonjakan harga justru terjadi pada tingkat pengecer yang menjual gas subsidi dengan harga dua hingga tiga kali lipat dari Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Harga di warung, kami temukan bisa mencapai Rp35 ribu hingga Rp60 ribu per tabung. Ini yang mengkhawatirkan,” ujarnya.
Untuk menekan harga pada tingkat pengecer, kata dia, Disdag Tapin akan menggandeng PT Patra Niaga Pertamina untuk menggelar operasi pasar murah mulai pekan depan, difokuskan di kecamatan-kecamatan yang paling terdampak.
Baca juga: Pertamina cek stok LPG di SPPBE PT Batu Gunung Mulia
“Pada Senin depan, kami akan rapat bersama Kasi Ekonomi Kecamatan untuk finalisasi jadwal dan teknis pelaksanaan. Draft-nya sudah siap,” tambah Sugian.
Ia berharap operasi pasar dapat membantu masyarakat kecil, terutama petani dan pelaku UMKM yang sangat terdampak naiknya harga gas subsidi.
Sementara itu, warga Raya Belanti, Kecamatan Binuang Fakhruddin mengatakan terbebani dengan harga gas yang naik drastis.
“Sudah satu pekan ini istri saya beli gas Rp50 ribu. Padahal gasnya tidak langka lagi,” kata Fakhruddin.
Sepekan lalu, diungkapkan Fakhrudin, harga tabung gas 3 kg masih berkisar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu, namun saat ini harga gas terus melonjak.
“Kalau harga terus akan naik, kami harus makin kencangkan ikat pinggang,” tutur dia.
Baca juga: Sebuah rumah terbakar akibat gas LPG bocor
