Banjarmasin (ANTARA) - Petugas Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan, Polresta Banjarmasin, jajaran Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menciduk delapan remaja anggota gengster yang diduga mengeroyok dua orang korban.
Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan AKP Joko Sulistiyo Sriyono di Banjarmasin, Senin, mengatakan delapan remaja kelompok gengster yang diciduk, yakni MR (19) warga Jalan Kuin Delatan, UY (15) membawa clurit warga Jalan Trisakti Komplek Yuka, KP (16) membawa corbek sebagai pelaku pembacokan warga Jalan Pelambuan.
Baca juga: Polsek Banjarmasin Selatan ciduk dua pengedar 94 gram sabu
Kemudian, RZ (16) menyimpan celurit warga Jalan Sutoyo S, RH (18) memiliki celurit warga Jalan Cempaka Raya, RF (16) membawa kayu asal Jalan Telaga Intan, ST (16) warga Jala Sutoyo S Gang Purnawirawan dan terakhir RM (17) warga Jalana KS Tubun Kota Banjarmasin.
Joko mengatakan kejadian pengeroyokan yang dilakukan anak anak gengster terhadap kedua korban berinisial SY dan MS itu dilakukan pada Minggu (14/13) dini hari sekitar pukul 02.30 WITA.
Diungkapkan Joko, tempat kejadian perkara (TKP) pengeroyokan berdasarkan dari laporan para korban terjadi di Jalan Lingkar Dalam samping pom bensin Jonggol Kelurahan Kelayan Selatan Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Untuk kronologis kejadian, jelas Kanit Reskrim, korban SY sedang berjaga malam dengan korban MS di sekitar lokasi kejadian, kemudian datang sekitar 15 sepeda motor dengan berboncengan tiga orang remaja yang mengemudikan kendaraan.
Baca juga: Polisi tangkap pembunuh bidan di Banjarmasin
Kemudian, remaja tersebut terlibat tawuran dari Gang Gandapura bertempat di atas jembatan dekat SMAN 10 dengan menggunakan senjata tajam jenis parang dan celurit.
Namun, setelah tawuran selesai, salah satu pihak saat akan pergi dan melintas di depan TKP samping Pom Jonggol tiba-tiba para pelaku yang memakai sepeda motor langsung turun untuk menyerbu, serta menyerang SY dan MS saat berjaga malam.
Saat itu pelaku berjumlah cukup banyak,dan akibat dari pengeroyokan tersebut korban SY mengalami luka pada bagian telapak tangan kiri, siku dalam tangan kiri, jari manis tangan kanan, sedangkan korban MS mengalami luka robek pada bagian betis sebelah kanan, serta luka tusuk punggung sebelah kanan.
"Kasus pengeroyokan ini sudah kami tangani, beberapa pelaku sudah diciduk dan rata rata masih di bawah umur namun proses pemeriksaan lebih lanjut tetap dilakukan oleh penyidik," tegas AKP Joko.
Baca juga: Polisi Banjarmasin ciduk pelaku jambret spesialis sasar korban wanita
