"Jadi pengawasan tidak hanya soal perbaikan struktur dan prosedur namun paling utama integritas," kata Alex di Banjarbaru, Selasa.
Baca juga: DWP Kemenkum Kalsel bakti sosial di Panti Werdha Budi Sejahtera dalam rangka HUT ke-26
Alex menegaskan Majelis Pengawas memegang mandat strategis dalam menjaga maruah jabatan notaris sebagai pejabat publik yang memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Melalui kegiatan yang mengangkat tema Reformasi Tata Lembaga Majelis Notaris: Menguatkan Fungsi dan Meneguhkan Integritas tersebut, Alex menekankan reformasi pengawasan tidak hanya soal perbaikan struktur dan prosedur.
Dia juga menyoroti sejumlah persoalan aktual dalam pelaksanaan tugas MPD dan MPW, seperti penyamaan persepsi tugas, penertiban protokol notaris, kebutuhan database rekam jejak, serta keseragaman SOP pengawasan.
Baca juga: Perkuat reformasi hukum, Kemenkum Kalsel uji publik pedoman IRH 2026
Alex menyampaikan sejumlah langkah strategis yang harus ditempuh, yaitu peningkatan kapasitas anggota Majelis, perbaikan tata kelola pengawasan yang lebih akuntabel, optimalisasi penggunaan teknologi informasi, penguatan koordinasi antar-level Majelis, dan peneguhan integritas sebagai nilai utama.
Kakanwil menegaskan komitmen Kemenkum Kalsel untuk mendukung pelaksanaan pengawasan notaris melalui kolaborasi yang semakin erat antara Kanwil, organisasi profesi, serta seluruh unsur Majelis Pengawas.
Alex berharap rakor ini menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat membawa perubahan nyata, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga tersampaikan hingga Majelis Pengawas Pusat.
Dia pun menekankan pengawasan notaris yang profesional, responsif, dan berintegritas merupakan kunci peningkatan kualitas layanan hukum di Kalimantan Selatan.
Baca juga: Kakanwil tekankan strategi pengawasan dan pembinaan pada Rakor MPD-MPW 2025

