Praktik dilaksanakan selama tujuh hari untuk memperkuat pembelajaran berbasis praktik lapangan guna meningkatkan kompetensi mahasiswa kehutanan,"
Banjarbaru (ANTARA) - Sebanyak 228 mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sukses melaksanakan praktik hutan tanaman tahun 2026 di Perhutani Forestry Institute (PeFI), Madiun, Jawa Timur.
"Praktik dilaksanakan selama tujuh hari untuk memperkuat pembelajaran berbasis praktik lapangan guna meningkatkan kompetensi mahasiswa kehutanan," kata Dekan Fakultas Kehutanan ULM Kissinger di Banjarbaru, Selasa.
Selama mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Departemen Learning Center PeFI, mahasiswa didampingi tujuh dosen.
Kissinger mengatakan program ini menjadi bagian dari upaya ULM dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori akademik dengan praktik pengelolaan hutan secara profesional.
Baca juga: Program Pascasarjana Kehutanan ULM tanam mangrove rambai untuk habitat bekantan
Selama sepekan, mahasiswa ULM mendapatkan pembekalan komprehensif terkait perencanaan risalah hutan, budidaya tanaman jati, teknik penebangan, hilirisasi industri pengolahan kayu, pengelolaan hasil hutan bukan kayu (HHBK), hingga pemahaman sejarah pengelolaan hutan di Perhutani.
Materi tersebut dirancang untuk memperkaya wawasan dan keterampilan mahasiswa dalam pengelolaan hutan tanaman secara berkelanjutan.
Sang dekan juga mengapresiasi kemitraan yang terjalin dengan PeFI Madiun, karena telah memberikan pengalaman teknis sekaligus menanamkan disiplin kerja dan tata krama sebagai bekal mahasiswa menghadapi berbagai kondisi di lapangan tanpa meninggalkan nilai-nilai keilmuan.
Baca juga: ULM buka S1 Ilmu Lingkungan jawab tantangan krisis lingkungan global
Sementara Kepala Perhutani Forestry Institute Moch Farid Januardi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan ULM yang secara berkelanjutan menjadikan PeFI sebagai laboratorium lapangan mahasiswa kehutanan.
Dia menyebut kolaborasi ini bukan sekadar praktik akademik, tetapi juga investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia kehutanan.
Pewarta: FirmanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026