Hal ini sebagai syarat sah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sehingga pada tahun 2027 Kanwil Kemenkum Kalsel siap diusulkan meraih predikat WBBM
Banjarmasin (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan (Kemenkum Kalsel) pada tahun 2026 ini fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dengan mendorong setiap bidang dan divisi untuk menciptakan minimal satu inovasi baru.
Kepala Kemenkum Kalsel Alex Cosmas Pinem di Banjarmasin, Selasa, mengatakan hal itu sejalan dengan arahan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.
Dia menekankan dua strategi utama dalam pembangunan zona integritas, yakni transformasi digital dan penciptaan budaya kerja yang inovatif.
Transformasi digital diarahkan untuk menghadirkan pelayanan publik yang bernilai, mudah diakses, cepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Baca juga: Kanwil dan Pemprov Kalsel matangkan kesiapan peresmian Posbankum oleh Menkum
Sementara budaya inovatif menjadi kunci agar organisasi mampu beradaptasi dan terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Saat pencanangan pembangunan zona integritas dan penandatanganan perjanjian kinerja tahun anggaran 2026, Alex mengatakan tahun ini menjadi masa konsolidasi dan penguatan pembangunan zona integritas, sekaligus kewajiban untuk mempertahankan predikat WBK.
"Hal ini sebagai syarat sah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sehingga pada tahun 2027 Kanwil Kemenkum Kalsel siap diusulkan meraih predikat WBBM," jelasnya.
Dia juga menegaskan pencanangan zona integritas dan penandatanganan perjanjian kinerja merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
Zona integritas memberikan arah nilai dan integritas, sedangkan perjanjian kinerja memastikan implementasinya melalui capaian kinerja yang nyata dan terukur.
Baca juga: Kemenkum Kalsel raih predikat WBK
Pewarta: FirmanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026