Nakhon Ratchasima (ANTARA) - Atlet para atletik Indonesia Nur Ferry Pradana mengaku fisiknya belum sepenuhnya sembuh karena masih terlilit cedera bahu, namun tekad yang kuat membuatnya sukses dikalungi emas kedua dalam ASEAN Para Games Thailand 2025.
Medali utama itu kembali disabetnya dari final nomor 100 meter putra klasifikasi T47, di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Kamis malam, setelah mendapatkan medali serupa dari nomor 200 meter putra T47 sehari sebelumnya.
"Lawan dari Filipina juga tidak mudah dikalahkan, apalagi kondisi saya belum sepenuhnya sembuh dari cedera, tetapi saya percaya dengan perjuangan dan kehendak Tuhan," kata Ferry setelah mengibarkan bendera Merah Putih di hadapan para penonton.
Catatan waktu 11,30 detik pada nomor 100 meter itu menjadi bukti konsistensinya dalam menjaga performa di tengah persaingan ketat dan proses pemulihan yang baru berjalan sejak dua bulan lalu.
Selain bertekad kuat untuk mencetak prestasi, selalu menghormati lawan adalah salah satu kuncinya dalam menjaga fokus dan performa di lintasan.
Baca juga: Enam wakil Indonesia melaju ke final para tenis meja
Meski secara statistik bisa menang, kemampuan lawan terkini tidak bisa diprediksi secara detail, sehingga sewaktu-waktu bisa memberi kejutan. Oleh sebab itu, kemampuan terbaik harus selalu siaga kapan pun.
Dia menambahkan, dengan menempatkan lawan sebagai pemacu, atlet mampu mengontrol emosi, mengatur strategi, dan memaksimalkan kemampuan fisik tanpa terbebani tekanan berlebihan.
"Selain pemulihan fisik, saya juga harus mengembalikan kondisi psikologis, mengingat nomor lari trek menuntut kekuatan dan energi yang besar, sehingga kesehatan tubuh dan mental harus stabil, serta selalu respek kepada lawan," ujar dia.
Perjalanan Ferry dalam ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara itu belum berakhir. Dia dijadwalkan kembali turun pada nomor 400 meter putra T47 esok Jumat.
Dengan bekal dua emas dan mental yang terjaga, Ferry bertekad mempertahankan performa terbaiknya sambil tetap menjunjung tinggi sportivitas dan rasa hormat kepada lawan yang dihadapinya.
Baca juga: APG 2025 - Indonesia tambah dua emas dari para balap sepeda
Baca juga: APG 2025 - Dzaky tambah emas dari para angkat beban
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Walau terlilit cedera, Nur Ferry sabet emas kedua APG 2025
