Paringin, Kalsel (ANTARA) - Mahasiswa Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) dipercaya menjadi agen pencegahan stunting oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3APPKBPMD) Kabupaten Balangan.
“Kita sangat mendukung penuh program pencegahan stunting di Kabupaten Balangan, tindak nyatanya melalui peran mahasiswa untuk sosialisasi terkait pemahaman gizi seimbang, sanitasi hingga pola asuh kepada masyarakat,” kata Rektor Universitas Sapta Mandiri Abdul Hamid di Balangan, Rabu.
Hamid menuturkan, keterlibatan langsung para mahasiswa pada kehidupan sosial bermasyarakat yang mencontohkan pentingnya menjaga pola hidup sehat dengan asupan gizi seimbang juga sangat dibutuhkan.
Menurut Hamid melalui pelaksanaan kegiatan Pekan Penting atau Peduli Stunting, mahasiswa akan menjadi agen di kalangan masyarakat yang memberikan informasi dan edukasi untuk pencegahan stunting.
Sementara itu, Kepala DP3APPKBPMD Balangan Bejo Priyogo menyampaikan bahwa kolaborasi yang dijalin sekaligus menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah daerah.
"Dengan sinergi yang terbangun, pemerintah berharap lahir generasi Balangan yang lebih sehat, cerdas dan berdaya saing, sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan," ujar Bejo.
Bejo mengakui kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan program-program penanggulangan stunting tidak hanya berjalan, tetapi juga memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Terakhir Bejo berharap para mahasiswa mampu menyampaikan informasi yang benar mengenai gizi, kesehatan, serta pentingnya perencanaan keluarga, sekaligus memberikan contoh praktik hidup sehat yang dapat diterapkan di lingkungan sekitar. (rilis)
