Rantau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menyatakan kesiapan menjadi salah satu kunci kelancaran arus jamaah saat Haul Guru Sekumpul pada malam 5 Rajab di Martapura, Kabupaten Banjar.
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapin Unda Absori menyebutkan seluruh unsur di Tapin harus bergerak serempak untuk memastikan pelayanan dan keamanan jamaah berjalan optimal.
Baca juga: Warga Desa Jelatang gotong royong persiapan sambut Haul Guru Sekumpul
"Koordinasi lintas sektor sangat penting mengingat Tapin menjadi jalur utama bagi jamaah dari Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Banua Enam," katanya di Rantau, Kabupaten Tapin, Kamis.
Unda berharap, agar setiap elemen bekerja dengan standar yang sama agar respons di lapangan tetap sinkron.
Ketua DPRD Tapin Achmad Riduan Syah mengatakan, posisi Tapin sebagai pintu masuk menuju pusat haul memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan arus jamaah aman dan tertib.
“Tapin ini pintu masuk. Kita punya tanggung jawab memastikan arus jemaah berjalan aman dan tertib,” ujarnya.
Baca juga: PLN pasok listrik tanpa kedip pada Haul ke-20 Guru Sekumpul
Kehadiran Tim Induk Sekumpul diharapkan Riduan, mampu memberikan instruksi dan meminta seluruh relawan bekerja satu komando serta menjaga komunikasi intensif selama proses pengamanan berlangsung itu sangat membantu.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Tapin Kompol Ismet Wahyudi menyebutkan, telah menyiapkan 897 personel gabungan dan jumlah itu dapat ditambah jika kondisi mengharuskan.
“Tapin adalah jalur vital bagi jamaah dari Kaltim, Kalteng, dan Banua Enam. Rekayasa lalu lintas juga siap diterapkan jika terjadi kepadatan,” katanya.
Ia mengatakan, Polres Tapin juga telah memetakan area rawan, lokasi istirahat (rest area), sarana dan prasarana, hingga posko singgah bagi jamaah.
Baca juga: Tapin pastikan bersih dari sampah usai kegiatan Haul Guru Sekumpul
