Banjarbaru (ANTARA) - Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) telah mendidik sebanyak 756 perawat dengan kualifikasi unggul untuk mendukung layanan kesehatan di Kalimantan Selatan (Kalsel).
"Alhamdulillah Program Profesi Ners ULM telah berkontribusi nyata melahirkan banyak tenaga perawat yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan baik di rumah sakit, puskesmas hingga lembaga kesehatan lainnya," kata Dekan FKIK ULM Prof Syamsul Arifin di Banjarbaru, Senin.
Baca juga: ULM ajukan 280 proposal Program Kreativitas Mahasiswa 2025
Syamsul menyatakan setiap lulusan Program Profesi Ners ULM harus mampu mengemban amanah profesi dengan kompetensi tinggi, menjunjung nilai-nilai kemanusiaan, serta berkontribusi nyata dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Apalagi lembaga kesehatan dan masyarakat yang dilayani menaruh harapan besar terhadap setiap perawat jebolan ULM yang kini telah terakreditasi Unggul.
Oleh karena itu, perawat alumni ULM harus siap menjalani praktik keperawatan secara profesional.
Baca juga: Gubernur Kalsel bangga ULM cetak generasi unggul berkelanjutan
Syamsul yang merupakan pakar kesehatan masyarakat mengingatkan pula profesi perawat bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga memerlukan integritas dan komitmen etis tinggi.
Hingga periode Mei 2025, Program Profesi Ners ULM memasuki Angkatan XXII yang meluluskan sebanyak 74 mahasiswa.
Program Profesi Ners merupakan program lanjutan bagi mahasiswa yang ingin menjadi perawat profesional.
Mahasiswa yang mengikuti Program Profesi Ners adalah mahasiswa yang dinyatakan lulus tahap akademik dan menyandang gelar Sarjana Keperawatan (S1 Keperawatan).
Baca juga: ULM perdana kukuhkan 1.000 wisudawan akreditasi Unggul
