Banjarmasin (ANTARA) - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) mengajak seluruh insan pendidikan tinggi di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI untuk terus meningkatkan layanan termasuk integritas, serta semangat kolaborasi dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Dikti, Prof. Khairul Munadi, dalam acara “Pertemuan Insan Dikti LLDikti Wilayah XI bersama Dirjen Dikti” yang digelar di Aula Kantor LLDikti Wilayah XI, Banjarmasin, Kamis.
Baca juga: Kepala LLDIKTI XI siap kerja sama dengan KPK dukung implementasi pendidikan antikorupsi
Acara yang berlangsung dalam suasana Idul Fitri ini turut dihadiri oleh seluruh pegawai LLDikti Wilayah XI serta 34 orang dosen PNS DPK sebagai perwakilan Dosen DPK di Kalimantan.
Kepala LLDikti Wilayah XI Muhammad Akbar dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Dirjen Dikti yang merupakan pejabat eselon I dan Ia juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh peserta yang hadir.
Dirjen Dikti Khairul Munadi dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata dan dedikasi para dosen serta dukungan LLDikti Wilayah XI dalam melayani perguruan tinggi di lima provinsi wilayah Kalimantan yang dikenal memiliki tantangan geografis dan keberagaman budaya.
“Kita tidak hanya melanjutkan tugas yang sudah ada, tetapi juga harus bertumbuh dalam sistem yang ada. Kalau pencapaian standar sudah pasti kita kerjakan, tetapi kita juga harus mampu melampaui ekspektasi,” ujarnya.
Dirjen Dikti juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas, serta semangat kebersamaan dan pelayanan dengan hati.
Baca juga: LLDIKTI XI laksanakan penyamaan persepsi angka kredit dosen
“Trust dari masyarakat harus dipertahankan dengan menjaga integritas. Melayani dengan hati akan sangat dirasakan, terutama bagi masyarakat di daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sebagian besar penyedia layanan pendidikan tinggi di Indonesia adalah perguruan tinggi swasta (PTS), sehingga perlu diposisikan sebagai mitra strategis, bukan semata entitas yang diawasi.
“Sebesar 60 persen layanan pendidikan tinggi disediakan oleh PTS. Maka, PTS adalah mitra Dikti dan LLDikti,” tegasnya.
Terkait perubahan kebijakan yang kini berbasis data dan bukti (evidence-based policy), ia menekankan pentingnya kualitas data di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) dalam menentukan arah kebijakan pendidikan ke depan.
Menutup arahannya, Prof Khairul berpesan kepada seluruh insan Dikti untuk terus merawat semangat belajar, keluar dari zona nyaman, dan membangun budaya kerja yang kolaboratif.
“Mari terus melayani, belajar, dan bertumbuh demi pendidikan tinggi Indonesia yang berdampak,” pungkasnya.
Baca juga: Kepala LLDIKTI XI : Kedaireka inovasi bangkitkan kreativitas PTS saat pandemi
