Banjarmasin (ANTARA) - Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Ahmad Alim Bachri mengapresiasi Polda Kalimantan Selatan yang telah mengungkap cepat kasus pembunuhan mahasiswi ULM berinisial ZD (20).
"Terima kasih Pak Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dan seluruh jajaran atas gerak cepat keberhasilan mengungkap peristiwa ini," kata dia di Banjarmasin, Jumat.
Baca juga: Oknum polisi bunuh mahasiswi dipastikan dipecat
Menurut rektor, dengan tertangkapnya pelaku maka proses hukum bisa ditegakkan demi keadilan bagi keluarga korban dari mahasiswi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM itu.
Dia pun berharap pelaku bisa dihukum seberat-beratnya sesuai perbuatan keji yang dilakukan menghilangkan nyawa orang lain.
Kepada keluarga korban, rektor diwakili Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengaku telah menyampaikan bela sungkawa secara langsung dan semoga bisa tabah menghadapi cobaan ini.
"Ya Allah ampunilah, rahmatillah, lindungilah dan muliakanlah tempatnya," ucap rektor.
Baca juga: Anggota Polres Banjarbaru bunuh mahasiswi ULM karena cinta segitiga
Sebelumnya jasad korban ditemukan pada Rabu (24/12) di selokan sekitar kampus STIH Sultan Adam Banjarmasin.
Kemudian Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin dibantu Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan berhasil menangkap pelaku kurang dari 1x24 jam setelah korban ditemukan.
Pelakunya ternyata polisi bernama Bripda Muhammad Seili (20) anggota Polres Banjarbaru.
Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Hery Purnomo memastikan selain pidana penjara, pelaku bakal dipecat dan sidang komisi kode etik digelar pada Senin (29/12) di Polres Banjarbaru secara terbuka.
Baca juga: Anggota Polres Banjarbaru diduga bunuh mahasiswi ULM

