Banjarmasin (ANTARA) - Khatib Ustadz Nur Khozin Fahmi Hamdi mengingatkan kaum/seorang Muslim agar jangan terkesan sombong dengan Allah SWT, dalam khutbahnya di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin, sebelum Shalat Jumat.
Dalam khutbah pertamanya yang berdorasi lebih kurang tiga menit, Ustadz Nur Khozin mengungkapkan, saat-saat do'a yang mendapat "ijabah" (dikabulkan) Allah SWT antara lain malam Idul Fitri.
"Pada malam Idul Fitri, Allah SWT menyatakan, siapa meminta ampun Aku (Allah) ampuni," ungkap Ustadz Nur Khozin mengutip Hadits Rasulullah Muhammad Saw.
Oleh sebab itu, menurut Ustadz Nur Khozin, seseorang atau seorang Muslim yang tidak memanfaatkan malam Idul Fitri untuk berdo'a terkesan sombong dengan Allah SWT.
"Karenanya malam lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah yang sebentar lagi akan tiba kita manfaatkan semaksimal mungkin, jangan biarkan berlalu begitu saja," tegas khatib Nur Khozin.
Khatib Nur Khozin yang menyandang gelar Sarjana Pendidikan Islam (SPdI) mengingatkan pula atau mengajak kaum Muslim meningkatkan amal ibadah pada penghujung Ramadhan 1446 H.
"Sebab pada penghujung itu penilaian sesuatu, baik secara kualitas maupun kuantitas. Karenanya mari kita tingkatkan amal ibadah menjelang penghujung Ramadhan 1446 H," lanjut Ustadz Nur Khozin.

Ia mengajak kaum Muslim terutama jamaah Masjid Assa'adah untuk memperbanyak pula membaca Al Qur'an menjelang penghujung Ramadhan 1446 H.
"Karena Al Qur'an mu'jizat yang terbaik dari Allah SWT dibandingkan dengan kitab-kitab lain seperti Zabur, Taurat dan Injil. Begitu pula Rasullullah Saw terbaik daripada Nabi-Nabi dan Rasul - Rasul lain," demikian Nur Khozin Fahmi Hamdi.
Mengawali khutbahnya, khatib Nur Khozin membacakan Al Qur'an Surah Al Baqarah ayat 183 yang pengertiannya "Hai orang beriman, berpuasalah kamu sebagaimana orang-orang terdahulu agar menjadi orang mutaqin.