Kotabaru (ANTARA) - Anggota DPRD Kotabaru Kalimantan Selatan Rahmad menerima aspirasi dari tenaga pendidik pada saat kegiatan Reses di Desa Mayangsari Kecamatan Pamukan Barat.
"Kami siap memperjuangkan yang belum lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu bisa menjadi full waktu," kata Rahmad di Kotabaru, Selasa.
Baca juga: Pemkab Tapin catat 1.044 non ASN ikuti seleksi PPPK
Rahmad menuturkan, dalam reses kali ini banyak aspirasi yang bisa diserap berkaitan dengan keluhan dan usulan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di wilayah setempat.
Di antara usulan yang belum bisa daftar P3k karena kendala surat keputusan (SK) dan data base BKN akan kami carikan regulasinya dgn sebutan lain dan tetap diperbantukan sebagai tenaga Guru," katanya.
Ia menambahkan, dengan banyakknya tenaga pendidikan yang belum masuk Insenda padahal guru yang bersangkutan telah lama mengajar.
"Saya sangat prihatin degan info yg diterima dari seorang guru yang sudah 16 tahun honor sekolah," ujarnya.
"Karena saya juga bagian dari guru juga, yang notaben nya besic saya sebagai tenaga Pendidik," imbuhnya.
Baca juga: 2.464 orang lolos seleksi administrasi PPPK tahap dua di Kalsel
Dirinya juga turut memberi semangat kepada tenaga pendidik untuk tetap semangat dalam menjalankan aktifitas nya sebagai pengajar di sekolah masing masing.
"Mudahan kawan kawan tetap semangat dan jangan putus asa, saya siap utk memperjuangkan hak hak saudara saudara kami tenaga honorer," pungkas nya.