Oleh Yose Rizal
Martapura, (Antaranews Kalsel) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan mendorong pengembangan desain kain khas masyarakat Banjar yakni Sasirangan.
Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Raudhatul Jannah di Martapura, Kamis mengatakan, pihaknya telah menggelar pelatihan desain sasirangan yang diikuti puluhan perajin kain sasirangan pada 12-13 Juni 2013.
"Pelatihan ini merupakan upaya meningkatkan dan mengembangkan keterampilan para perajin membuat desain sasirangan agar lebih kreatif dan inovatif tanpa menghilangkan unsur kearifan lokal," ujarnya.
Ia mengatakan, sikap kreatif dan inovatif perajin sangat dibutuhkan sehingga kain khas suku Banjar yang sudah dikenal luas itu semakin diminati masyarakat baik sebagai pakaian keseharian maupun karya seni.
Oleh karena itu, kata dia, sebagai perajin, pengusaha maupun pekerja pembuat Sasirangan dituntut memahami bagaimana dan seperti apa sejarah kain yang memiliki beragam motif dan nama tersebut.
"Termasuk peruntukannya sejak jaman dulu hingga sekarang karena kain Sasirangan banyak menyimpan sejarah yang berkaitan dengan adat istiadat dan sekarang harus disesuaikan dengan perkembangan jaman," pesannya.
Menurut dia, sebagai perajin dan pelaku usaha Sasirangan khususnya di Kabupaten Banjar harus selalu siap berkompetisi dengan produk sejenis dari luar daerah baik dalam provinsi maupun luar provinsi.
Diharapkan, kain Sasirangan perajin Kabupaten Banjar diharapkan memiliki desain atau motif khusus yang lebih berbeda dibanding Sasirangan Banjarmasin, Sumatera Selatan maupun Sasirangan tiruan produk Cina.
"Desain atau motif khusus diperlukan agar Sasirangan perajin bisa bersaing dengan Sasirangan daerah lain, termasuk produk tenunan kain dari provinsi lain seperti Batik," ungkap istri Bupati Banjar Khairul Saleh itu.
Ditambahkan, pihaknya mengundang desainer busana Kawang Yudha dari Rose Sasirangan untuk melatih perajin sehingga bisa mengembangkan produk Sasirangan baik dari sisi desain atau motif serta kualitasnya.
"Harapan kami, peserta pelatihan baik perajin, pengusaha maupun pekerja sasirangan membentuk forum bersama sehingga menumbuhkan persaingan yang sehat dan saling memberikan dukungan pengembangan produk," katanya.
Kain Sasirangan adalah sejenis kain yang diberi gambar dengan corak dan warna tertentu yang dipolakan secara tradisional menurut cita rasa budaya khas etnis Banjar di Provinsi Kalsel.
Sejumlah motif kain Sasirangan khas Banjar sudah diakui pemerintah melalui Direktorat Jenderal HAKI Depkumham RI seperti Iris Pudak, Sari Gading, Jajumputan dan beberapa motif lainnya.
