Nakhon Ratchasima (ANTARA) - Pesta olahraga disabilitas se-Asia Tenggara, yakni ASEAN Para Games 2025 Thailand yang merupakan edisi ke-13, resmi dibuka usai obor dinyalakan di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Selasa malam.
Obor dinyalakan setelah empat perwakilan atlet dari tuan rumah bergantian membawanya sambil mengelilingi kontingen yang duduk di tengah stadion.
Sebelum prosesi penyalaan obor dilakukan, rangkaian acara pembukaan dimulai dengan pertunjukan musik, tarian, kembang api, serta parade kontingen.
Thailand mengusung konsep penyelenggaraan yang menonjolkan semangat kesetaraan dan kebanggaan kolektif, sebagaimana tercermin dalam motto edisi kali ini, yaitu "Create Pride Together".
Motto tersebut menjadi representasi semangat persatuan seluruh atlet, ofisial, dan masyarakat dalam membangun kebanggaan bersama melalui olahraga.
Baca juga: ASEAN Para Games 2025 usung konsep inklusivitas dan kebanggaan bersama
Baca juga: Wakil 18 cabang olahraga ikuti parade pembukaan APG 2025
Dalam pidato kerajaan yang disampaikan pada kegiatan tersebut, Raja Thailand Maha Vajiralongkorn menyampaikan sambutan kepada seluruh kontingen negara peserta dan harapan agar pesta olahraga disabilitas dua tahunan itu bisa semakin memperkuat persahabatan antarnegara, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Setelah menyampaikan harapannya, Raja yang kerap dipanggil Rama X itu, kemudian secara resmi membuka ASEAN Para Games ke-13.

Pertunjukan kembang api, disertai tarian dan musik, mewarnai upacara pembukaan (opening ceremony) ASEAN Para Games 2025 Thailand, di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Selasa (20/1/2026) malam. ANTARA/Donny Aditra
Baca juga: Indonesia siap tonjolkan kekayaan budaya di pembukaan ASEAN Para Games
ASEAN Para Games 2025 Thailand dipusatkan di Provinsi Nakhon Ratchasima, pada 20-26 Januari. Namun, khusus cabang olahraga Tenpin Bowling, diselenggarakan di Kota Bangkok.
APG 2025 diselenggarakan di bawah naungan ASEAN Para Sports Federation (APSF).
Sesuai dengan kebijakan federasi, negara tuan rumah SEA Games juga bertindak sebagai tuan rumah ASEAN Para Games pada periode yang sama.
Nakhon Ratchasima menjadi lokasi utama upacara pembukaan dan penutupan.
Sebanyak 493 medali emas akan diperebutkan 11 negara peserta, dari 19 cabang olahraga dan dua cabang ekshibisi.
Negara-negara peserta yakni Thailand, Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Timor Leste, Filipina, Kamboja, Vietnam, Laos, dan Myanmar. Total atlet yang berpartisipasi sebanyak 1.700 orang.
Kontingen Indonesia mengikuti 18 cabang olahraga, di antaranya para atletik, para bulu tangkis, para tenis meja, boccia, sepak bola cerebral palsy (CP), dan bola basket kursi roda.
Total 290 atlet dari 18 cabang olahraga itu akan berjuang untuk mengharumkan nama bangsa dan negara.
Baca juga: Indonesia targetkan 120 emas di ASEAN Para Games 2025
,
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ASEAN Para Games ke-13 resmi dibuka di Nakhon Ratchasima
