Barito Kuala Kassel (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun daerah.
Penegasan Supian HK itu disampaikan usai menghadiri puncak peringatan ke-66 Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Barito Kuala (Batola) di Marabahan (50 km barat Banjarmasin), ibukota kabupaten tersebut, Ahad.
Daerah pertanian pasang surut dan penerima program transmigrasi itu berdiri sendiri sebagai sebuah kabupaten atau resmi berpisah dari Kabupaten Banjar, Kalsel, pada 4 Januari 1960. Peringatan Harjad ke-66 mengusung tema "Merangkul Semua, Membangun Batola”.
Makna tema peringatan Harjad ke-66 Batola tersebut sebagai ajakan untuk memperkuat persatuan lintas elemen masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.
Politikus senior Partai Golkar itu menyatakan, kehadiran pimpinan legislatif provinsi beserta anggota,. terutama dari daerah pemilihan (dapil) merupakan wujud dukungan nyata DPRD Kalsel terhadap semangat kebersamaan dan pembangunan daerah Batola.
Ketua DPRD Kalsel dua periode itu menegaskan pula bahwa momentum hari jadi tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi bersama atas perjalanan panjang Batola, sekaligus pijakan untuk melangkah lebih maju ke depan.
“Tema Merangkul Semua, Membangun Batola sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini. Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus dilakukan secara kolaboratif, melibatkan seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha,” tegas Supian HK.
Ia berharap, semangat kebersamaan yang terbangun dalam peringatan Harjad ke-66 agar terus terjaga dan diterjemahkan dalam kebijakan serta program nyata yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat Batola.
Supian HK juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas daerah dan keharmonisan sosial sebagai modal utama pembangunan.
Ia mengajak seluruh masyarakat Batola menjadikan hari jadi sebagai momentum mempererat persatuan dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah.
Selain Gubernur H Muhidin dan wakilnya H Hasnuryadi Sulaiman, pada kesempatan acara tersebut juga hadir anggota DPRD Kalsel dapil Batola masing-masing H. Achmad Maulana,(Golkar), H. Taufik Rahman (PKS) dan Sadam Husin Naparin (PPP) serta Sekretaris DPRD provinsi setempat, Muhamad Jaini.

Sebagai penutup rangkaian puncak peringatan Harjad ke-66 Batola dengan seremoni masak besar yang melibatkan ribuan peserta dan masyarakat, sekaligus pemecahan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Kegiatan spektakuler tersebut dilaksanakan bersama Bobon Santoso, konten kreator kuliner nasional, dan menjadi simbol kuat semangat kebersamaan serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Momen tersebut tidak hanya menambah kemeriahan peringatan hari jadi, tetapi juga mempertegas pesan tema “Merangkul Semua, Membangun Batola” yang diwujudkan melalui aksi nyata dan partisipatif.
Sebagai catatan, "Bumi Selidah" Batola yang berbatasan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) juga merupakan lumbung padi Kalsel sama dengan Kabupaten Banjar.
Selidah merupakan motto daerah Batola yang maksudnya mengutamakan kebersamaan dalam membangun, karena penduduknya sangat majemuk banyak berasal dari transmigran.
