Banjarmasin (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Kartoyo mengatakan, untuk mencegah dan penanggulangan bencana banjir di provinsinya perlu "green design" atau konsep perencanaan yang fokus pada upaya meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.
"Kita minta pemerintah provinsi (Pemprov) membuat Green Design untuk mencegah dan penanggulangan bencana banjir," kata Kartoyo saat menerima pengunjukrasa di depan Gedung DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin,. Kamis.
Pengunjukrasa gabungan organisasi massa (ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tersebut meminta kepedulian DPRD Kalsel, baik perseorangan maupun lembaga terhadap bencana banjir yang seakan menjadi langganan tiap musim penghujan.
Baca juga: Tim SAR sebut sudah 48 kantong jenazah longsor Cisarua dievakuasi
Selain itu, dengan fungsi pengawasan agar DPRD Kalsel menegur pejabat yang asal ngomong dan bisa membuat malu daerah seperti seenaknya bicara, untuk kurangi banjir banyaki acara.
"Ketika rapat dengar pendapat (RDP) dengan instansi terkait, 22 Januari lalu, kita minta Pemprov buat green design pencegahan dan penanggulangan banjir," ujar Kartoyo didampingi Anggota DPRD Kalsel Bambang Yanto Permono dan Sekretaris DPRD (Sekwan) provinsi setempat, Muhammad Jaini.
Sementara Bambang menambahkan, perlunya pengerukan Sungai Martapura guna mengurangi kedalaman genangan air di Kota Banjarmasin karena banjir atau curah hujan yang tinggi.
"Pasalnya sejak masa Hindia Belanda sampai sekarang Sungai Martapura tidak pernah dikeruk sehingga terjadi pendangkalan," ujar Bambang atau wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin tersebut.
Kartoyo dari Partai NasDem dan Bambang (Demokrat) menyambut positif aspirasi pengunjukrasa serta berterima kasih atas masukkannya guna kemaslahatan Banua seperti halnya pencegahan dan penanggulangan bencana banjir.
Walau aksi unjuk rasa berlangsung damai dan dengan kekuatan massa lebih kurang puluhan orang, namun aparat keamanan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel tetap siapa siga.
Baca juga: Wakil Wali Kota Banjarmasin tegaskan penertiban bangunan di atas sungai
