Martapura (ANTARA) - Bupati Banjar, Kalimantan Selatan Saidi Mansyur bersama Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura Dwi Hartono membahas peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025.
Pembahasan dilakukan bupati saat menerima kunjungan Kepala LPKA bersama jajaran sekaligus audiensi dan diterima bupati yang didampingi pimpinan SKPD terkait di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Rabu.
"Kunjungan kami selain audiensi juga berkoordinasi dengan Bupati Banjar terkait persiapan peringatan HAN yang dijadwalkan Jumat (25/7) di Aula dr Sahardjo LPKA Kelas I Martapura," ujar Dwi.
Menurut Dwi Hartono, pihaknya akan menggelar pembagian remisi kepada anak binaan yang diusulkan 25 anak dari total 34 anak untuk mendapat remisi, sisanya berstatus tahanan sehingga belum memenuhi syarat.
Dwi berharap, bupati bersama jajaran dapat berhadir dalam kegiatan itu sekaligus memberikan sambutan untuk menyemangati anak-anak dan menyerahkan langsung remisi kepada anak-anak binaan.
"Kami berharap peringatan HAN di LPKA Kelas I Martapura menjadi momen memberikan semangat dan penghargaan kepada anak-anak binaan atas perilaku positif selama menjalani pembinaan," ungkap Dwi.
Bupati Saidi Mansyur menyambut baik rencana pelaksanaan HAN di LPKA Martapura dan meminta agar pihak LPKA berkoordinasi lebih lanjut dengan DKPP dan Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar.
"Silakan berkoordinasi dengan Dinas KPP dan Dinsos P3AP2KB karena kedua dinas itu juga menangani persoalan anak. Insya Allah saya berhadir jika tidak ada halangan," ucap Saidi.
Sementara itu, bupati saat audiensi didampingi Plt Asisten Pemerintah dan Kesra Ikhwansyah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Sipliansyah Hartani, serta perwakilan Dinsos Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar.
