Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan konservasi energi dan teknologi ramah lingkungan kepada generasi muda sejak dini.
Baca juga: PT TPI beri bantuan perbaikan instalasi panel Surya Desa Pemarangan Kiwa
"Melalui ECO Trip ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya menghemat energi dan mengenal teknologi berbasis energi terbarukan yang telah kami terapkan di lingkungan perusahaan," ujar CSR & External Relations Section Head PT TPI Muhammad Auliannoor di Tabalong, Kamis.
Ia menjelaskan, TPI saat ini telah memanfaatkan solar cell (pembangkit listrik tenaga surya) serta kendaraan listrik untuk operasional internal, sebagai bentuk nyata perusahaan dalam mendukung energi bersih dan pengurangan emisi karbon.
Staf CSR PT TPI, Rina Ermadeni, juga menambahkan bahwa dalam kunjungan tersebut para siswa tidak hanya diajak tur melihat langsung proses kerja PLTU, namun juga diajak mengikuti edukasi interaktif mengenai konservasi energi dan pemilahan sampah.
"Kita ingin anak-anak memahami bahwa menghemat listrik itu penting, dan dimulai dari hal sederhana seperti di rumah atau di sekolah. Lewat permainan edukatif, mereka juga belajar memilah sampah sesuai jenisnya," ujar Rina.
ECO Trip ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong dengan sejumlah perusahaan swasta, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Tabalong, Rony Saputra, mengapresiasi kontribusi berbagai pihak dalam menyukseskan kegiatan ini.
"Kegiatan ini tidak hanya edukatif, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan teknologi ramah lingkungan yang diterapkan PT TPI dan perusahaan lainnya. Anak-anak jadi punya pengalaman langsung belajar bersama alam," kata Rony.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa terpilih dari 10 Sekolah Dasar Adiwiyata binaan Adaro dan mitra, yakni SDN 1 Pulau Ku'u, SDN 1 Ribang, SDN 1 dan 5 Belimbing, SDN 2 Belimbing, SDN 2 Pembataan, SDN 3 Belimbing Raya, SD Cakung Permata Nusa, SD Hasbunallah, SD IT An-Nahl, dan SD Muhammadiyah Al Mukhlisin.
Baca juga: PT TPI, PT MSW receive award for contribution to environment
Menariknya, kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah alumni Green Leaders dari Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), yang turut hadir untuk berbagi pengalaman mereka dalam aksi pelestarian lingkungan dan memberikan inspirasi kepada para siswa peserta ECO Trip.

Baca juga: PLTU TPI Suplai Listrik 200 Megawatt
Salah satu guru pendamping, Tatik Widyastuty dari SDN 2 Pembataan, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, baik untuk siswa maupun para guru.
"Banyak ilmu baru yang kami dapatkan, terutama soal pemanfaatan sumber energi terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga angin. Saya pribadi jadi tertarik untuk mencoba penerapan energi alternatif di lingkungan sekolah," tutur Tatik.
Selain berkunjung ke PLTU TPI, sebelumnya peserta ECO Trip juga diajak mengunjungi peternakan sapi milik PT Agri Multi Lestari untuk belajar tentang pemanfaatan limbah peternakan menjadi pupuk organik atau kompos.
ECO Trip ini turut didukung sejumlah mitra swasta lainnya, seperti PT Astra Agro Lestari, PT Buma, PT MSW, dan PT Pertamina EP Tanjung, sebagai bentuk sinergi multipihak dalam mendukung pendidikan lingkungan berkelanjutan.
Baca juga: DPRD Soroti Robohnya Bangunan PLTU Tabalong
