Kotabaru (ANTARA) - Anggota DPRD Kotabaru Kalimantan Selatan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdul Basir mendorong pembangunan di wilayah Kecamatan Kelumpang Selatan.
Hal itu di kemukakan Abdul Basir saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kelumpang Selatan, Selasa.
"Pentingnya sinkronisasi pembangunan antara desa, kecamatan hingga ke tingkat kabupaten," kata Abdul Basir di Kotabaru, Selasa.
Baca juga: Anggota DPRD Kotabaru serap aspirasi warga Dirgahayu
Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, ketersediaan air bersih, dan infrastruktur jalan.
Dia juga mengungkapkan kepada masyarakat, bahwa seluruh masyarakat Kabupaten Kotabaru kini telah mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah daerah.
Dengan adanya kebijakan ini, warga tidak perlu lagi mengurus BPJS secara mandiri, karena telah terdaftar otomatis sebagai penerima layanan kesehatan gratis.
"Kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Dengan adanya jaminan kesehatan ini, masyarakat tidak perlu lagi khawatir ketika membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit atau puskesmas," ujar Abdul Basir.
Abdul Basir menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang tidak hanya sekadar proyek fisik, tetapi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Sebesar apa pun anggaran yang digunakan untuk membangun gedung megah, jika tidak memberikan manfaat nyata, maka itu sia-sia. Sebaliknya, meskipun dengan anggaran terbatas, jika berguna bagi warga, maka itu akan bernilai besar," tegasnya.
Sebagai perwakilan masyarakat pesisir, Abdul Basir juga menyoroti persoalan utama yang masih dihadapi warga, yaitu kesulitan mendapatkan air bersih.
Baca juga: Kotabaru DPRD member receives teachers' aspiration in Pamukan Barat
Hingga saat ini, belum ada solusi konkret untuk mengatasi masalah tersebut, meskipun daerah lain yang lebih jauh telah mampu menyediakan air bersih melalui perusahaan penyedia air.
Dia mengajak para kepala desa di Kecamatan Kelumpang Selatan untuk duduk bersama mencari solusi terbaik. Salah satu gagasan yang ia sampaikan adalah membangun koneksi air bersih dari SP1 ke Sungai Gumpang, lalu ke SP3, Tepaling, hingga ke daerah pesisir.
"Jika daerah lain bisa, kita juga pasti bisa. Ini butuh kerja sama dan kesepakatan bersama agar masyarakat pesisir bisa mendapatkan akses air bersih dengan lebih mudah," katanya.
Selain persoalan kesehatan dan air bersih, Abdul Basir juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan di Desa Tanjung Pangga yang hingga kini belum tersentuh pengerasan jalan.
Kader PKS itu juga mendorong perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, khususnya PT Sinar Mas, untuk berkontribusi dalam perbaikan infrastruktur.
Menurutnya, perusahaan yang menggunakan akses jalan tersebut memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu perbaikan jalan demi kepentingan masyarakat.
"Kami berharap ada sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung," tuturnya.
Camat Kelumpang Selatan Akhmad Mawardi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Abdul Basir dalam Musrenbang tersebut.
Ia berharap agar anggota DPRD dapat terus mengawal aspirasi dan prioritas pembangunan yang telah disepakati bersama.
"Kami berterima kasih atas kehadiran Pak Abdul Basir dalam Musrenbang ini. Semoga apa yang menjadi prioritas pembangunan di Kecamatan Kelumpang Selatan dapat diwujudkan pada tahun 2026," kata Mawardi.
Ia mengemukakan Musrenbang Kecamatan Kelumpang Selatan kali ini menjadi momentum penting bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menyusun rencana pembangunan yang lebih baik.
Mawardi berharap, hasil pertemuan ini dapat ditindaklanjuti dengan langkah nyata demi kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Anggota DPRD Kotabaru Reses di Desa Dirgahayu