Kotabaru (ANTARA) - Perusahaan tambang emas PT Pelsart Tambang Kencana (PTK) menggandeng Puskesmas Banian Kecamatan Sungai Durian, untuk mengedukasi kader Posyandu dapat menjalankan Posyandu dengan pola siklus hidup Integrasi Layanan Primer.
Corporate Social Responsibility (CSR) PT PTK Dindin Suryadi, mengharapapkan pelatihan ini bisa meningkatkan kualitas layanan di Posyandu ILP, serta membawa manfaat besar bagi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan kesehatan bagi masyarakat sekitar perusahaan.
PT Pelsart Tambang Kencana merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang pertambangan emas di Kecamatan Sungai Durian dan Kecamatan Pamukan Barat, Kabupaten Kotabaru.
Hingga kini, perusahaan dalam tahap konstruksi dan belum memulai tahap produksi.
Debby Wahyudi perwakilan Camat Sungai Durian, menambahkan, diperlukan kolaborasi antara pemerintah desa dan kader posyandu untuk mewujudkan masyarakat yang sehat.
Diharapkan para kader posyandu dapat meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan ibu dan anak hingga lansia, sehingga bisa membawa dampak positif bagi pembangunan kesehatan desa.
Kepala Desa Buluh Kuning Sawaludin, berharap agar setiap peserta pelatihan dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh untuk lebih dekat dengan masyarakat.
Kepala Kepala Desa Gendang Timburu Yunuari, menekankan kader posyandu dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam memberikan layanan yang berkualitas serta memahami pentingnya peran mereka dalam pencegahan dan pengendalian penyakit di masyarakat.
Kepala Puskesmas dr Lita Susanti, menegaskan pentingnya pelatihan kader posyandu dalam upaya peningkatan layanan kesehatan masyarakat dan menjadi mitra yang lebih profesional dalam memberikan pelayanan Kesehatan.
Kader Pelatihan Posyandu ILP Nurjanah, mengungkapkan, adanya kemajuan sebagai kader posyandu dan menjadi lebih percaya diri dalam melaksanakan tugas mereka sehari-hari sebagai kader posyandu.
”Kami berharap agar Posyandu mendapatkan dukungan lebih terkait dengan fasilitas dan alat kesehatan yang memadai untuk menunjang kegiatannya”, tegasnya.
Sementara itu, pelatihan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer ) selama 3 hari, tanggal 17-19 Februari 2025 di Gedung serba guna Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian.
Sebanyak 39 peserta dari Posyandu Desa Gendang Temburu, Buluh Kuning dan Rantau Buda mengikuti pelatihan dengan 25 kompetensi.
Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Puskesmas Banian Kecamatan Sungai Durian dan PT Pelsart Tambang Kencana (PTK) Tujuan utama kegiatan ini adalah mempersiapkan kader posyandu guna menjalankan posyandu siklus hidup Integrasi Layanan Primer.
Ini merupakan transformasi dari posyandu yang sebelumnya hanya melayani balita dan ibu hamil secara terpisah, kini menjadi posyandu yang melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari bayi, remaja, ibu hamil dan lansia dalam satu waktu.