Banjarmasin (ANTARA) - Direktur Utama PT ABM Investama Tbk (ABMM) Achmad Ananda Djajanegara mengatakan kesetaraan gender merupakan aspek kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif.
“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang gender harus memiliki akses yang sama terhadap peluang karir di industri pertambangan,” ujar Andi di Banjarmasin, Jumat.
ABMM menunjukkan komitmennya melalui berbagai program yang dirancang khusus untuk mendukung pengembangan karir perempuan.
Salah satunya program talent and leadership for women. Program ini mencakup pelatihan keterampilan teknis dan manajerial, serta coaching dan mentoring untuk mengasah kepemimpinan perempuan di lingkungan kerja.
“Melalui berbagai program pelatihan dan mentoring, kami ingin memberikan dukungan penuh bagi perempuan agar dapat mengambil peran penting di sektor ini,” tambah Andi.
Melalui berbagai inisiatif dan program yang berkelanjutan, ABMM berupaya menghilangkan hambatan bagi perempuan dalam memasuki dan berkembang di industri pertambangan.
Komitmen ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi perempuan serta memungkinkan mereka mencapai posisi strategis sebagai pemimpin di sektor ini.
Dengan langkah nyata yang diambil, ABMM optimis bahwa kesetaraan gender di industri pertambangan dapat terus berkembang, memberikan manfaat bagi perusahaan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia.
Upaya untuk meningkatkan kesetaraan gender di sektor tambang juga mendapat dukungan dari pemerintah.
Kesetaraan gender bahkan masuk dalam 17 program prioritas pemerintah.
Sekretaris Jenderal Mineral dan Batubara Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Siti Sumilah Rita Susilawati menegaskan pemerintah terus mendorong perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan membuka kesempatan kerja yang setara.
Pemerintah juga aktif memantau keterlibatan perempuan dalam industri pertambangan untuk memastikan adanya peningkatan secara berkelanjutan.
Senada dengan itu, Executive Director Women in Mining and Energy Indonesia Noormaya Muchlis menyoroti pentingnya mendorong lebih banyak perempuan untuk berkarir di sektor tambang.
Pihaknya sangat mendukung para perempuan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki dan mencapai tujuan serta cita-cita yang diharapkan sehingga bangsa Indonesia dapat menjadi negara yang lebih maju.
"Ada banyak contoh pemimpin perempuan di Indonesia yang tetap berkarir namun juga dapat berhasil dalam keluarganya di waktu bersamaan," tegasnya.
