"Karisma Event Nusantara ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi kreatif hingga ruang ekspresi seni budaya masyarakat Dayak setempat," ungkapnya di Rantau, Senin.
Baca juga: Dinas Pariwisata: Dua wisata Kalsel masuk Kharisma Event Nusantara 2024
Syarifuddin mengatakan Ruai Rindu Meratus yang digagas anak muda Kabupaten Tapin ini berpotensi mendongkrak sektor pariwisata di Bendungan Tapin yang merupakan proyek strategis nasional era Presiden Joko Widodo.
"Kekayaan alam dan budaya Dayak di sekitar sini (Bendungan Tapin) harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat dan lainnya," ujarnya.
Disebutkan Syarifuddin pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III juga sudah memberikan ruang ekspresi seperti panggung teater hingga lahan untuk pagelaran acara lainnya di kawasan Bendungan Tapin.
Selebihnya, Syarifuddin mengajak seluruh masyarakat untuk hadir pada acara Ruai Rindu Meratus pada Oktober 2024 nanti.
Baca juga: Pj Bupati Tapin: Ruai Rindu Meratus KEN 2024 dongkrak pariwisata
Sementara itu, Kapten Ruai Rindu Meratus Hendra Gunawan mengatakan acara ini nantinya bakal kental menyuguhkan kekayaan seni budaya masyarakat Dayak setempat.
"Selain acara camping, sumpah pemuda bakal kita kuatkan lagi pertunjukan yang menggambarkan keunikan seni budaya masyarakat Dayak Tapin yang tak bakal dijumpai di tempat lain," ujarnya.
Hendra menyebutkan wisata edukasi lainnya, yakni pengenalan tentang Geopark Meratus yang saat ini diperjuangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menjadi Geopark Dunia.
Baca juga: Ruai Rindu Meratus Tapin masuk KEN 2024
Pewarta: M Fauzi FadillahEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.