Kalangan DPRD Kabupaten Kotabaru mengharapkan Pemerintah daerah dan masyarakat agar dapat meniru cara pengelolaan ternak di Kota medan untuk mendukung program swasembada daging daerah.
Ketua DPRD Kotabaru Alpidri Supian Noor MAP, Senin mengatakan, Pemerintah Kota Medan memang benar-benar menekankan kepada masyarakat agar pengelolaan ternak dilakukan dengan baik.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan tugas kepada dinas terkait untuk melakukan pengawasan, agar tidak ada penyelewengan yang dilakukan masyarakat.
"Di sana masyarakat benar-benar dan ada keseriusan untuk melaksanakan program pemerintah tersebut," kata Alpidri.
Sebagai pendukung, pemerintah daerah juga menganggarkan dana melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang cukup besar.
Ditambah dengan dana yang didapat dari pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) yang diberikan kepada daerah tersebut, jelasnya.
"Tidak mengherankan kalau di Medan memilikisekitar 500 ribu sapi potong dan 51 ribu sapi perah," imbuhnya.
Kader Partai Golkar juga mnambahkan, bahwa pemerintah kota Medan juga melakukan kerjasama dengan perkebunan untuk membantu masyarakat, agar pengelolaan ternak tidak terganggu.
Hal itu dimaksudkan agar masyarakat diperbolehkan melepas ke areal kebun perusahaan yang banyak terdapat makanan ternak.
Dengan adanya pakan ternak yang ada di areal kebun perusahaan, sehingga masyarakat dapat mengurangi biaya untuk pakan ternak.
Namun perusahaan juga meminta kepada masyarakat peternak, supaya dapat menjaga tanaman yang berada di areal perkebunan sehingga kedua belah pihak saling diuntungkan, pungkasnya.suli/C
