Kalangan DPRD Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan mengimbau kepada semua pihak yang terkait dalam segala macam kegiatan luar sekolah bagi siswa-siswi agar menunda sehubungan akan diselenggarakan Ujian Nasional.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotabaru Drs Mukhni AF, Rabu mengatakan, kegiatan tersebut apabila tidak ditunda akan mengganggu konsentrasi belajar anak-anak terutama yang akan mengikuti UN.
"Apalagi kegiatan yang dilaksanakan pada malam hari, itu sangat mengganggu belajar mereka," kata Mukhni.
Kader Partai Golkar juga mengatakan, kegiatan luar sekolah yang diselenggarakan diharapkan dapat dikurangi atau bahkan ditunda beberapa waktu agar para anak-anak yang akan mengikuti UN lebih fokus.
Selain itu, permainan yang melalui internet diharapkan kepada orangtua dan pihak yang terkait dapat mengawasi anak-anaknya agar tidak terlalu mengganggu.
Permainan melalui internet tersebut sangat mempengaruhi, karena apabila sudah melakukan, anak-anak tersebut akan lupa dengan waktu," ujarnya.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah pada Dinas Pendidikan Drs Johansyah, mengatakan, setiap Guru dan Kepala Sekolah pasti sudah melarang siswa-siswinya terutama yang akan mengikuti UN.
"Biasanya yang mengikuti permainan atau kegiatan luar sekolah biasanya anak-anak yang tidak tercantum dalam peserta UN," kata Johansyah.
Menurut dia, orangtua juga pasti akan melarang anak-anaknya untuk tidak mengikuti kegiatan tersebut, karena akan mengganggu konsentrasi belajarnya.
Selain itu, anak-anak sudah diwajibkan mengikuti belajar tambahan yang diselenggarakan oleh sekolah-sekolah dalam rangka persiapan menghadapi UN tersebut.
Karena Dinas Pendidikan sendiri telah mewajibkan setiap sekolah untu menyelenggarakan belajar tambahan bagi siswa-siswi, pungkasnya.
DPRD Imbau Kegiatan Luar Sekolah Ditunda
Rabu, 11 April 2012 15:00 WIB
