"Sampai sekarang pihak Pemda tidak pernah melakukan koordinasi dengan kami untuk menyikapi permasalahan BBM ini," tutur Alpidri
Kader Partai Golkar juga mengatakan, seharusnya pihak Pemda bisa mengambil langkah bijak dalam menilik isu tersebut, bukan hanya dari kalangan dewan saja, sementara pihak kami selalu saja disalahkan kalau tidak menanggapi aduan dari masyarakat.
Nah, kali ini kalangan anggota DPRD Kotabaru yang keluhkan bahwa tidak ada tanggapan sama sekali dari pihak Pemda, setelah sebelumnya diadakan beberapa kali hearing oleh DPRD, masyarakat, Pertamina serta kalangan pengusaha minyak SPBU, akan tetapi seolah-olah hasilnya terkesan sia-sia saja.
"Sudah dua kali hearing soal BBM ini digelar, akan tetapi hasilnya ya begitu saja," ujarnya.
Apalagi ditambahkannya, masyarakat resah yang selalu antre untuk mendapatkan minyak pada SPBU yang ada.
Hal tersebut yang membuat isu bahwa nantinya akan ada demo oleh masyarakat ke kantor DPRD untuk menindak lanjuti persoalan minyak yang ada di pangkalan SPBU.
Dia juga mengatakan, pihak pemerintah terkesan tidak peduli mengenai isu ini, yang imbasnya jelas ke masyarakat langsung.
Harapannya agar pemerintah segera menindak lanjuti dari pertemuan yang pernah digelar, supaya masyarakat juga jangan sampai melakukan hal yang dapat merugikan.
"Yang jelas, kami akan melakukan upaya terbaik menyikapi hal demikian, dan pihak pemerintah seharusnya lebih berperan aktif dalam melihat persoalan ini," pungkasnya./Suli/C
