Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menyiapkan kegiatan besar untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H atau 2026 M dengan menggelar 52 titik pasar murah mencakup seluruh kelurahan.
Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda di Banjarmasin, Kamis, menyampaikan, kesiapan gelar pasar murah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di bulan Ramadhan sudah dimatangkan.
Baca juga: Pemkab HST gelar 12 titik pasar murah jelang bulan Ramadhan
Menurut dia, Pemkot Banjarmasin untuk menggelar pasar murah di seluruh kelurahan di kota ini, yakni 52 kelurahan di lima kecamatan menggandeng berbagai perusahaan di kota ini.
"Kita mengajak semua perusahaan untuk menyalurkan sebagian dana CSR (Corporate Social Responsibility) ke kegiatan ini," ujarnya.
Dinyatakan Ananda, pembangunan Kota Banjarmasin tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk dunia usaha melalui dana CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan untuk masyarakat.
“Membangun Kota Banjarmasin itu tidak cukup hanya oleh Pemerintah Kota Banjarmasin, tapi semua pihak. Jadi kami mohon bantuannya untuk orang banyak, untuk warga Kota Banjarmasin,” tambahnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar menyampaikan, kegiatan tersebut diberi tema pasar murah Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR) Tahun 2026.
"Kegiatan ini sudah dimatangkan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat selama Ramadhan," ujarnya.
Dia menyampaikan, telah digelar rapat persiapan kegiatan tersebut dengan mengundang sekitar 100 perusahaan perbankan dan perhotelan agar dapat berpartisipasi melalui penyaluran dana CSR.
"Dengan bantuan CSR ini kita bisa memberikan subsidi untuk komoditas di pasar murah tersebut," ujarnya.
Untuk komoditas utama pada pasar murah tersebut, yakni paket berisi 2 kilogram gula pasir dan 2 liter minyak goreng dengan harga Rp58 ribu.
"Padahal harga standarnya satu paket itu Rp73 ribu, tapi kita subsidi Rp15 ribu, hingga lebih murah," ungkapnya.
Menurut Tezar, panggilan akrabnya, setiap titik pelaksanaan pasar murah direncanakan menyediakan sekitar 500 paket.
Gelar pasar murah ini juga melibatkan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) serta distributor lokal yang juga mengedarkan produknya lebih terjangkau.
Tezar menyampaikan, mekanisme penyaluran CSR dilakukan secara transparan, di mana perusahaan menyalurkan bantuan langsung melalui rekening Baznas, yang selanjutnya digunakan untuk membayar subsidi kepada Bulog.
Baca juga: Camat Paringin dan Forkopimcam giat patroli gabungan jelang Ramadhan
Ia berharap, jumlah paket Pasar Murah BCSR tahun 2026 dapat meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mengingat pada tahun 2024 tercatat sebanyak 12.000 paket dan tahun 2025 mencapai sekitar 13.584 paket.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha dan stakeholder terkait, Pemkot Banjarmasin berharap Pasar Murah BCSR Ramadhan 2026 dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu menekan laju inflasi daerah.
