Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - Kepala Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Gusti Ridwan Sofyani mengungkapkan, pemerintah kota didesak segera membebaskan lahan di dua jembatan yang menghubungkan jalan milik negara atau pemerintah pusat untuk dilakukan perbaikan total.
Dua jembatan itu, kata dia, di Banjarmasin, Rabu, adalah Jembatan Pangeran Antasari samping pasar Sudimampir Banjarmasin dan Jembatan Kayu Tangi Ujung yang menjadi penghubung tras Kalimantan wilayah Kabupaten Barito Kuala.
"Ya, pihak Balai Jalan dan Jembatan sudah menghubungi kita akan diperbaikinya dua jembatan itu segera, tentunya pemerintah kota diminta segeranya melakukan proses pembebasan lahannnya," kata Ridwan.
Terkait pembebasan lahan dua jembatan ini, Kata dia, tentunya pemerintah kota tidak bisa langsung melakukannya tahun ini, sebab terbentur anggaran yang besar merealisasikannya, di mana program infrastruktur penting lainnya banyak pula dilaksanakan tahun ini.
"Tahun ini pemerintah kota juga melaksanakannya pula untuk pembebasan pemukiman warga di tepian sungai Martapura di daerah Muara Kelayan untuk pembangunan siring sungai," paparnya.
Sehingga, ucap Ridwan, kemungkinan itu akan dilaksanakan pada 2018, di mana yang akan difokuskan dulu pembebasan lahan satu titik, yakni, untuk perbaikan Jembatan Kayu Tangi Ujung.
"Kan kalau untuk perbaikan jembatan Kayu Tangi Ujung itu hanya satu bagian lahan yang masuk wilayah Banjarmasin, seberangnya tanggungjawab Pemkab Barito Kuala (Batola)," paparnya.
Pasalnya perbaikan total jembatan ini menjadi target utama pihak Balai Jalan dan Jembatan tahun akan datang, sehingga kedua pemerintah daerah diminta segeranya menyelesaikan proses pembebasan lahannya.
Sedangkan Jembatan Pangeran Antasari yang menyeberangi sungai besar Martapura, beber Ridwan, tentunya menjadi prioritas pula, karena sudah berumur sangat tua, bahkan tertua jembatan besar di kota ini karena dibangunnya pada jaman penjajahan Belanda.
"Termasuk juga jembatan Dewi Banjarmasin di Sungai Martapura, ini juga jembatan yang sudah berumur tua, masuk juga terget pihak Balai jalan dan Jembatan untuk direnovasi total," paparnya.
Menurut dia, jembatan-jembatan di sungai Martapura yang berada di tengah kota akan dibuat memiliki nuasansa keindahan, sebab akan menjadi penunjang pariwisata kota sungai.
