Marabahan (ANTARA) - Bupati Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan H Bahrul Ilmi menyebutkan, retreat merupakan kesempatan berharga untuk memperkuat visi pembangunan daerah dan berbagi pengalaman dengan kepala daerah lainnya.
"Ini adalah modal yang berarti untuk membangun Barito Kuala. Dengan adanya masukan-masukan, saran-saran, dan perintah Presiden Prabowo bahwa kita harus semangat memperjuangkan masyarakat," kata Bupati Batola H Bahrul Ilmi dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Batola, Sabtu.
Baca juga: Kemenkum Kalsel harmonisasi raperda untuk pemekaran desa di Batola
Dia berharap, ilmu dan wawasan yang diperoleh selama retret dapat segera diimplementasikan di Kabupaten Barito Kuala guna meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto hadir pada parade senja sehari sebelum penutupan dan hari terakhir retreat untuk memberikan arahan langsung kepada para kepala daerah.
"Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan rakyat", tukas Prabowo Subiantoesiden.
Bupati Batola H Bahrul Ilm telah menyelesaikan kegiatan retreat kepala daerah, di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, dari 21 hingga 28 Februari 2025.
Retret tersebut diikuti oleh 505 kepala daerah terpilih, termasuk 34 gubernur, 380 bupati dan 89 wali kota.
Baca juga: Wabup Batola sebut 1.340 orang berisiko terdampak stunting
Kegiatan bertujuan untuk menyelaraskan visi dan misi pemerintah daerah dengan program pemerintah pusat, khususnya Asta Cita serta memberikan pemahaman mengenai tugas pokok dan fungsi kepala daerah.
Selain itu, retret juga dirancang untuk membangun chemistry, ikatan emosional, dan kerja sama tim antar kepala daerah.
Selama retret, para peserta menerima berbagai materi, antara lain Ketahanan Nasional dan Wawasan Kebangsaan, Asta Cita, Program Kementerian dan Lembaga, Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Kepemimpinan dan Komunikasi Politik, serta Team Building.
Materi-materi tersebut disampaikan oleh 40 narasumber yang terdiri dari menteri, wakil menteri, pejabat setingkat menteri, dan lembaga pemerintah non-kementerian.
Baca juga: Wabup berharap ASN dapat bekerjasama bangun Batola