Marabahan (ANTARA) - Dua mahasiswa berprestasi asal Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, menerima beasiswa kuliah ke luar negeri diserahkan Wakil Bupati (Wabup) Batola Herman Susilo, di ruang kerjanya, Kamis.
"Program beasiswa tersebut merupakan hasil kerjasama Pemkab Batola dan BAZNAS Batola yang selama ini menjadi mitra strategis dalam penyaluran bantuan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu serta berprestasi," ujar Herman Susilo, selepas menyerahkan bantuan di Marabahan.
Menurut dia, Pemkab Batola komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program bantuan pendidikan.
"Kami mengapresiasi pemberian bantuan beasiswa sekaligus kebanggaan bagi para penerima beasiswa," ucapnya.
Baca juga: Pemprov Kalsel apresiasi panen raya padi program Baznas di Batola
Wabup menegaskan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak besar pada kemajuan daerah. “Kami berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar di luar negeri sebaik-baiknya. Ketika kembali nanti, kami ingin mereka menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Batola dan memanfaatkan keilmuannya untuk kemajuan daerah,” harapnya.
Dia juga berpesan, agar para penerima beasiswa menjaga nama baik daerah dan menjadi duta positif bagi Batola di kancah internasional.
Lebih lanjut dia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memperluas peluang peningkatan SDM, termasuk membuka lebih banyak akses beasiswa di masa mendatang.
Dengan terselenggaranya program tersebut, jelas dia, Pemkab Batola berharap semakin banyak generasi muda mampu bersaing di tingkat global dan membawa pulang wawasan baru untuk mendorong pembangunan di daerah
Sementara, Ketua BAZNAS Batola H Ardiansyah didampingi Wakil Ketua Dua Bidang Pendistribusian H Surya Achdiat dan Wakil Ketua Tiga Bidang Keuangan dan Pelaporan H Hazrul Aswad menegaskan, BAZNAS Batola komitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Baca juga: Baznas Batola imbau ASN salurkan zakat ke Baznas
Program beasiswa luar negeri, ungkapnya, menjadi salah satu bentuk konkret kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi generasi muda berbakat.
Pada penyerahan kali ini, sambung dia, beasiswa diberikan kepada dua penerima, yakni Rina Adelia, lulusan Pesantren Darul Hijrah, asal Desa Baliuk, Kecamatan Marabahan.
"Rina akan melanjutkan pendidikan pada jurusan Syariah Islamiah di Universitas Al Azhar, Fakultas Syariah Islamiah, Kairo, Mesir dan dijadwalkan berangkat pada awal Desember 2025," katanya.
Beasiswa berikutnya, papar dia, diberikan kepada Muhammad Assidiq Noor, warga Kelurahan Ulu Benteng, akan melanjutkan S2 jurusan Hadis dan Ilmu Hadis di Universitas Al Azhar, Fakultas Ushuluddin, Kairo.
"Karena yang bersangkutan masih berada di Kairo, penyerahan dilakukan secara simbolis kepada pihak keluarga," tandasnya.
Kemudian, sambung dia, keduanya menerima dukungan berupa bantuan keberangkatan, biaya hidup awal serta kebutuhan administrasi pendidikan sesuai ketentuan program studi.
