Kotabaru (ANTARA) - Anggota DPRD Kotabaru Kalimantan Selatan Muhammad Zaini mendorong Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) wujudkan Kotabaru bersih dan nyaman.
Hal itu diungkapkan anggota DPRD dari Partai NasDem, saat mengikuti kegiatan hari peduli sampah nasional di halaman pasar Limbur Raya Kecamatan Pulau Laut Utara.
Baca juga: DLH Kotabaru peringati HPSN 2025
"Kegiatan ini sangat penting, untuk menciptakan suasana bersih dan nyaman di lingkungan masing masing," kata M Zaini di Kotabaru, Sabtu.
Ia mengatakan, kegiatan yang di gagas oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru yang mengkolaborasikan berbagai unsur dapat dijadikan momen penyadaran terhadap masyarakat tentang pentingnya lingkungan yang sehat.
Ia berharap kegiatan kebersihan ini bisa menjadi agenda rutin,dan dijadikan contoh agar bisa diterapkan di masing masing wilayah dari perkotaan hingga perdesaan.
Kepala DLH Kabupaten Kotabaru, Maulidiansyah, menyampaikan Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru menggelar aksi gotong royong di Area Pasar Kemakmuran dan Limbur Raya,
"Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, SKPD, serta masyarakat setempat," kata Maulidiansyah.
Maulidiansyah menyampaikan, apresiasi dan kebanggaannya terhadap semangat kolaboratif yang ditunjukkan oleh seluruh pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia menekankan pentingnya memberikan contoh nyata bagi pedagang dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Tahun ini, HPSN mengusung tema ‘Kolaborasi untuk Indonesia Bersih, kami berharap tema ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan secara rutin. DLH siap mendukung inisiatif kebersihan dari berbagai pihak dengan menyediakan personel dan peralatan yang dibutuhkan,” ujarnya.
Selain membersihkan area pasar, DLH juga kedepannya berencana melaksanakan kegiatan serupa di lokasi lain, seperti pembersihan sungai.
Baca juga: HSS bersihkan desa peringati HPSN 2025
Langkah ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan serta mendorong praktik pengelolaan sampah yang lebih bijak, termasuk mendaur ulang dan membuat kompos dari sampah organik

.