“Terima kasih atas dukungan semua pihak dalam pembangunan persemaian skala besar ini. Saya menilai akses persemaian di Kalsel ini lebih ideal dari persemaian di daerah lain,” kata Menteri LHK usai meresmikan Persemaian Liang Anggang di Banjarbaru, Senin.
Baca juga: Adaro berkolaborasi dengan pemerintah tangani perubahan iklim
Dia mengatakan peresmian ini rencananya dilakukan Presiden Joko Widodo, namun karena berhalangan dan keterbatasan waktu akibat padatnya kegiatan, Menteri LHK hadir untuk mewakili.
“Persemaian Liang Anggang ini mampu memproduksi 10 juta batang per tahun, ini sebuah langkah penting dalam upaya pemerintah melakukan rehabilitasi hutan dan lahan khususnya di Kalimantan,” ujar Menteri LHK.
Menteri LHK mengatakan dari total luas persemaian 14 hektare, di antaranya 6,6 hektare sebagai pusat produksi bibit yang mencapai 10 juta batang per tahun dengan jenis bibit kayu-kayuan, HHBK, endemik, dan estetik.
Dia menjelaskan pembangunan persemaian skala besar ini dilaksanakan melalui dua skema, yakni menggunakan APBN KLHK dan skema kerja sama dengan pihak swasta.
Baca juga: Menteri LHK kunjungi Pembangunan Persemaian Liang Anggang (PPLA) Kalsel
Pewarta: Tumpal Andani AritonangEditor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026