Harga sapi untuk ibadah qurban di Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, mulai merangkak naik sejalan dengan mulai meningkatnya permintaan.
"Sebagai contoh harga ditingkat pemasok sekitar dua pekan lalu jenis sapi biasa Rp28.000/Kg untuk berat hidup kini menjadi Rp30.000/Kg," kata H Hasan, seorang pedagang hewan qurban di Banjarmasin.Ia memperkirakan, sebagaimana biasa mendekati Idul Adha 1432 Hijriah atau yang dikenal dengan sebutan hari raya haji/hari raya qurban harga sapi tersebut bisa naik lagi sampai Rp32.000/Kg.
"Kenaikan tersebut bukan karena ketiadaan sapi qurban, tapi karena pengaruh situasi pasar yang berlaku hukum ekonomi, yakni mendekati hari raya qurban kebutuhan makin meningkat," ujarnya.Namun jika dibandingkan dengan keadaan harga sapi qurban 1431 H pada 1432 H tidak mengalami kenaikan, lanjutnya saat ditemui di kandang ternaknya.
Untuk persiapan menghadapi Idul Adha 1432, pihaknya, selain mendatangkan ribuan ekor sapi biasa juga jenis Limosin yang harganya relatif lebih mahal.Pasalnya jenis sapi Limosin termasuk hewan qurban bagi "orang-orang berduit dan bergengsi" karena ukuran berat bisa mencapai 500 kilogram/ekor atau lebih.
Harga sapi Limosin tersebut pada tingkat pemasok Rp31.000/Kg atau lebih mahal Rp1.000 dari jenis biasa, demikian Hasan.Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Banjarmasin Doyo Punjadi meminta, kaum muslim yang mau melaksanakan ibadah qurban tidak perlu khawatir akan ketiadaan sapi.
"Insya Allah persediaan sapi untuk ibadah qurban cukup, disamping buat konsumsi hari-hari biasa," tandasnya./her
