Banjarmasin (ANTARA) - DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam hal Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan terus berupaya membantu peningkatan pendapatan daerah pemerintah provinsi (Pempro) setempat.
"Karena bagaimanapun peningkatan pendapatan daerah itu penting dalam upaya peningkatan pembangunan daerah dan masyarakat setempat," ujar Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel HM Iqbal Yudiannor SE melalui WA-nya sebelum studi komparasi ke Jawa Tengah (Jateng), Senin (20/6/22).
"Oleh sebab itu upaya turut mencarikan sumber pendapatan daerah, Komisi II yang diketuai Imam Suprastowo pada kesempatan studi komparasi kali in (19 - 21 Juni 2022) mengunjungi Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Jateng," lanjutnya menjawab Antara Kalsel.
Ia menerangkan, dengan BPPD Jateng ada beberapa hal yang dipertanyakan/digali antara lain upaya-upata yang mereka lakukan dalam meningkatkan pendapatan pajak daerah.
Selain itu, langkah-langkah inovasi apa saja yang mereka lakukan menjaga kecenderungan pendapatan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang hampir stabil tidak tahun, kecuali pada 2020 mungkin karena pandemi COVID-19.
"Pada kesempatan pertemuan dengan BPPD Jateng, kami juga mempertanyakan, bagaimana pengelolaan piutang PKB, dan hal apa saja yang mereka lakukan di lapangan," ujarnya.
"Kita juga mempertanyakan bagaimana pencatatan/penghitungan piutang PKB yang timbul dari tunggakan dan data ganda.
Selain itu, langkah apa saja yang mereka lakukan dalam upaya peningkatan pajak air permukaan (PAP), dan apakah ada pengaturan teknis
"Kemudian bagaimana penentuan nilai perhitungannya PAP," demikian Iqbal Yudiannor.
Sebelumnya Komisi II studi komparasi dengan tujuan yang sama ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), 16 - 18 Juni lalu.