Tanjung (ANTARA) - Ke luar dari pintu kedatangan Bandara Udara Syamsudin Noor Banjarbaru, Halimah langsung berlari memeluk putra tunggalnya yang berusia tiga tahun.
Didampingi sang kakek bocah itu tampak bahagia melihat kedatangan kedua orang tuanya dari Tanah Suci.
Halimah salah satu jemaah Umroh Gratis dari PT Adaro Indonesia ini tak bisa menahan rasa rindunya.
Sembilan hari lebih ia harus berpisah dengan si buah hati untuk mengikuti ibadah Umrah bersama para pemenang door prize program Vaksinasi Gratis Adaro yang diadakan pada 25 Oktober – 1 November 2021.
Perempuan asal Kabupaten Hulu Sungai Utara ini berangkat ke Tanah Suci sejak 2 Maret 2022 dan dilepas langsung Komisaris Independen PT Adaro Energy Indonesia Tbk Budi Bowoleksono , Direktur Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) Okty Damayanti dan Direktur Utama Abhinaya PT Dava Tour & Travel Pandu Apriyanto.
"Alhamdulillah selama di Tanah Suci saya bersama suami diberi kesehatan dan bisa melaksanakan ibadah umroh dengan lancar," ungkap Halimah.
Meski baru pertama kali ke Kota Mekkah dan Madinah tak ada hambatan baginya menjalani ibadah umroh meski di tengah pandemi COVID-19. Hal senada juga diungkapan salah satu pemenang hadiah Umroh gratis Adaro dari Kabupaten Balangan, Linda Waty.
Ibu tiga anak ini mengaku bisa menyesuaikan menu makanan dan kondisi cuaca selama di Kota Mekkah maupun Madinah.
"Melihat Ka'bah saya langsung sujud syukur sambil menangis karena terharu akhirnya diberi Allah jalan ke Tanah Suci kalau soal makanan alhamdulillah bisa menyesuaikan," ungkap Linda.
Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Adaro karena dari program vaksinasi gratis justru jadi jalannya menuju Tanah Suci.
Sementara itu kedatangan para jamaah umroh gratis Adaro di Bandara Udara Syamsudin Noor Banjarbaru ini disambut Section Head Yayasan Adaro Bangun Negeri Agung Nugroho sekaligus mendampingi pemulangan ke Kabupaten Balangan dan Tabalong.
"Kita menyiapkan sarana untuk pemulangan jamaah dan alhamdulillah kondisi mereka sehat," ungkap Agung.
Untuk jamaah asal Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Barito Selatan dijemput langsung pihak keluarganya.
