Banjarmasin (ANTARA) - Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) mengawal proyek-proyek strategis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) provinsi setempat.
"Kami akan kawal proyek-proyek strategis PURP," ujar Ketua Komisi III DPRD Kalsel Mustaqimah ketika dikonfirmasi usai rapat bersama Dinas PUPR provinsi setempat, Senin (2/2).
"Srikandi" Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu menyebutkan beberapa proyek strategis di Kalsel antara lain pembangunan jembatan Kotabaru yang menghubungkan Pulau Laut (ibukota Kabupaten Kotabaru) dengan daratan Pulau Kalimantan.
Pembangunan Jembatan Kotabaru sepanjang lebih kurang tiga kilometer dengan perkiraan biaya sekitar Rp5 triliun lebih yang sebagian besar bantuan pemerintah pusat.
Baca juga: DPRD Banjarbaru soroti limbah dapur mitra SPPG pendukung program MBG
Selain itu, pembangunan jalan poros tengah Kalsel antara Mali Mali, Kabupaten Banjar - Binuang, Kabupaten Tapin. "Pembangunan jalan poros tengah Kalsel tersebut rencananya hjngga Tabalong afau kabupaten paling utara provinsi setempat," katanya.
"Kemudian daripada itu, pembangunan stadion berkelas internasional yang merupakan janji Pak Muhidin bersama Hasnuryadi Sulaiman saat kempanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tahun 2026," demikian Mustaqimsh.

Pada kesempatan terpisah, anggota Komisi III DPRD Kalsel HM Rosehan Noor Bachri menyatakan, dirinya belum pernah melihat perkembangan pelaksanaan pembangunan jembatan Kotabaru tersebut.
Begitu pula anggaran pembangunan jembatan Kotabaru tersebut, mantan Wakil Gubernur Kalsel itu mengaku belum mendapatkan laporan Dinas PUPR, kecuali lewat media sosial (medsos).
