Mengenalkan konsep ini ke masyarakat, komunitas dan pelajar tujuannya adalah untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan cedera saat berkendara,"
Batulicin (ANTARA) - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Dr Fahri Siregar mengampanyekan program "safety riding" atau konsep berkendara aman yang mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain ke masyarakat Tanah Bumbu.
"Mengenalkan konsep ini ke masyarakat, komunitas dan pelajar tujuannya adalah untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan cedera saat berkendara," kata Fahri di Batulicin, Selasa.
Fahri mengungkapkan edukasi kepada pelajar, masyarakat dan komunitas sangat penting dilakukan penting mengingat fakta korban ataupun pelaku kecelakaan tidak mengenal latar belakang korban.
Artinya siapapun berpotensi mengalami kecelakaan lalu lintas apabila tidak memiliki konsep berkendara dengan mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Melalui edukasi ini diharapkan para peserta dapat menularkan atau ikut mengkampanyekan safety riding kepada keluarga maupun masyarakat luas.
Baca juga: Polda Kalsel operasikan 32 ETLE awasi pelanggaran di Ops Keselamatan
Fahri juga mengajak pelajar dan masyarakat agar bisa memanfaatkan layanan pelatihan mengemudi di Safety Driving Center (SDC) Ditlantas Polda Kalsel di Banjarbaru agar bisa lebih terampil berkendara sekaligus membangun kesadaran pentingnya mematuhi aturan serta keselamatan bagi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Ia mengatakan, kegiatan safety riding juga sekaligus dalam rangka melaksanakan kegiatan operasi keselamatan intan 2026 yang dilaksanakan sejak 2-15 Februari.
"Dalam kegiatan ini kami juga melakukan survei jalan yang akan dui\gunakan untuk arus mudik dan balik lebaran pada tahun ini, untuk memberikan asistensi kepada Satlantas setempat" ucapnya.
Baca juga: Jelang Ops Ketupat 2026, Polda Kalsel survei jalur mudik dan objek wisata
Adapun Jalan Raya Provinsi dari Banjarmasin-Tanah Bumbu dan sebaliknya terdapat beberapa ruas jalan yang kondisinya berpotensi rawan terjadi kecelakaan lalulintas akibat rusak.
"Beberapa titik tersebut sudah kami lakukan pendataan yang selanjutnya untuk segera ditindaklanjuti oleh pejabat terkait," tutup Fahri.
Pewarta: Sujud MarionoEditor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026