Kandangan (ANTARA) - 14 pewarta yang bertugas di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima piagam penghargaan dalam apel gabungan sekaligus peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS di Kandangan, Senin.
Dalam peringatan HPN tersebut, Pemkab HSS memberikan piagam penghargaan yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H Muhammad Noor didampingi para asisten dan Kepala Dinas (Kadis) Kominfo HSS Hendro martono kepada para pewarta yang bertugas di HSS.
"Kita mengetahui peran strategis pers sebagai pilar demokrasi, yang menyampai informasi yang akurat, edukatif, berimbang, sebagai mitra kritis pemerintah dalam membangun bangsa dan daerah," kata sekda dalam keterangan usai apel.
Baca juga: Film KUYANK angkat kebudayaan dan wisata alam HSS
Diterangkan sekda, di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, pers dihadapkan pada tantangan besar, mulai dari derasnya arus informasi, maraknya hoaks, hingga tuntutan profesionalisme dan integritas.
Pihaknya pun mengapresiasi insan pers yang tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, independensi, serta tanggung jawab moral kepada masyarakat.
Dan peran pers bukanlah sekadar penyampai berita, tetapi juga mitra strategis dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik.
“Kritik dan saran disampaikan secara objektif dan konstruktif bagian penting dalam proses perbaikan dan pembangunan daerah,” ujar sekda.
Baca juga: Pemkab HSS raih predikat informatif terbaik se-Kalsel
Sekda berharap, peringatan HPN tahun 2026 menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers, bersama-sama menghadirkan informasi yang mencerdaskan, menyejukkan, serta mendorong persatuan dan kemajuan daerah.
Tak lupa, sekda mengajak semua pihak satukan semangat dalam kebersamaan untuk membangun desa menata kota, demi mewujudkan hulu sungai selatan yang sejahtera, mandiri, agamais, mengayomi, dan teknologi (semangat).
“Selamat HPN tahun 2026, semoga pers Indonesia semakin sehat, berdaya saing, dan mampu menjadi pilar penting dalam mewujudkan ekonomi berdaulat dan bangsa yang kuat,” tambah sekda.
