Balangan, Kalsel (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, mengatakan warga yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi, Balangan, membutuhkan bantuan alat alkon (mesin pembuang air) serta logistik makanan dan pakaian.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan Rahmi di Balangan, Sabtu, mengatakan berdasarkan pantauan BPBD Balangan, beberapa desa terdampak cukup parah banjir bandang adalah Desa Juuh, Auh, Sungsum, Tebing Tinggi, dan Mayanau.
“Saat ini bantuan yang mendesak adalah alat alkon untuk membersihkan rumah warga yang terdampak lumpur, kemudian pakaian dan logistik,” ujar dia.
Baca juga: 1.466 rumah dan 1.615 KK terdampak banjir bandang di Tebing Tinggi
Berdasarkan pantauan, ia mengatakan kondisi air sudah turun dan cukup berdampak terhadap aktivitas masyarakat terutama lumpur mengendap hampir di semua rumah.
“Kami langsung menyalurkan bantuan kepada posko yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi,” tuturnya.
Rahmi mengatakan petugas gabungan dan warga saat ini sedang membersihkan rumah yang terdampak lumpur akibat banjir bandang yang terjadi sejak pagi hari tadi.
Baca juga: Petugas evakuasi ratusan warga terdampak banjir bandang di Balangan
Terkait jumlah pasti warga dan rumah terdampak, ia menyampaikan saat ini petugas masih melakukan pendataan baik banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi, serta banjir biasa di kecamatan lain yang mencakup beberapa desa.
Hingga pukul 19.00 Wita, BPBD Balangan telah menghimpun data sementara wilayah yang terdampak, di Kecamatan Tebing Tinggi meliputi daerah terparah di Desa Juuh, Auh, Sungsum, Tebing Tinggi, dan Mayanau.
Kemudian di Kecamatan Awayan meliputi Desa Muara Jaya (RT 1-4), Desa Pulantan (RT 1-4), Desa Putat Basiun (RT 1-4), Desa Awayan Pasar (RT 1-4), Desa Badalungga Hilir (RT 1-3), Desa Badalungga (RT 1-5), dan Desa Awayan Hilir (RT 1-4).
Baca juga: Banjir Bandang hantam dua kecamatan di Balangan
Sementara banjir di Kecamatan Halong mencakup beberapa wilayah, yakni Desa Mauya, Mantuyan, dan Tabuan.
Data tersebut masih data sementara yang dihimpun TRC Induk dan TRC Kecamatan BPBD Kabupaten Balangan, melalui Posko Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Balangan.
