Berdasarkan keterangan dari UID PLN Kalselteng di Banjabraru, Selasa, peresmian listrik desa tersebut dihadiri Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph.
Baca juga: Peduli kesehatan lansia, PLN Kalselteng gelar medical check up gratis
“Kami sangat bersyukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyambungan listrik gratis. Rasanya bahagia sekali karena mimpi kami bisa terwujud, punya listrik sendiri di rumah,” ucap Maria.
Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph mengapresiasi terhadap inisiatif PLN menghadirkan program LUTD bersamaan dengan peresmian listrik desa.
“Bantuan LUTD ini sangat meringankan beban masyarakat yang ingin pasang listrik sendiri namun terkendala biaya. Inisiatif PLN ini sangat bagus dan semoga terus berlanjut,” ujarnya.
Heriyus mengungkapkan program LUTD tersebut menjadi simbol kehadiran energi tidak hanya untuk desa, tetapi juga rumah masyarakat yang terkendala biaya penyambungan listrik.
Baca juga: PLN Kalselteng gelar Banua Electric Run pada Oktober 2025
General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono menjelaskan LUTD merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu biaya pasang baru listrik keluarga prasejahtera.
“Program LUTD selain meningkatkan rasio elektrifikasi, juga menunjukkan PLN selalu hadir memberi dampak positif," ujar Iwan.
Iwan menuturkan energi listrik bukan hanya sekadar penerangan, tetapi juga jembatan meningkatkan kualitas hidup, membuka peluang ekonomi, dan memberi ruang bagi generasi muda untuk belajar dengan lebih baik.
Iwan menambahkan penyalaan listrik di rumah keluarga Maria menegaskan komitmen PLN UID Kalselteng untuk terus menghadirkan cahaya dan harapan.
Program LUTD diharapkan menjadi penggerak semangat gotong-royong serta solidaritas dalam mewujudkan akses energi yang merata bagi seluruh masyarakat.
Baca juga: PLN dan Pemkab Pulang Pisau perkuat sinergi percepatan pembangunan listrik pelosok desa

