Banjarbaru (ANTARA) - Pemerintah pusat melalui kolaborasi lintas intansi di jabatan TNI/Polri, Pemprov Aceh dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) berupaya memulihkan
kelistrikan di Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor.
Baca juga: PLN UID Kalselteng perkuat literasi anak lewat "Mentari"
Kolaborasi lintas sektor itu bergerak bersama memastikan penanganan darurat berjalan efektif agar layanan kelistrikan untuk seluruh masyarakat terdampak dapat segera pulih dari bencana tersebut.
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin seperti dikutip Humas PT PLN Persero UID Kalselteng di Banjarbaru, Selasa mengatakan, distribusi bantuan logistik dikerahkan mengingat banyaknya wilayah yang masih terisolasi dan sangat membutuhkan pertolongan.
"Prioritas utama pemerintah adalah pendorongan logistik bagi masyarakat, mulai dari bahan makanan, kebutuhan pribadi seperti pakaian, hingga obat-obatan. Seluruh bantuan sudah didistribusikan menggunakan alutsista TNI ke titik-titik terdampak," ujarnya.
Sjafrie menegaskan percepatan pemulihan listrik merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak dan sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan PLN di lapangan, sekaligus mendorong agar proses pemulihan dapat terus dioptimalkan.
"Langkah pertama memperkuat mobilitas udara. Semua logistik kita konsentrasikan dan listrik harus segera hidup dalam waktu singkat. Kita tambah kekuatan helikopter dan evakuasi darat maupun udara harus dipercepat," ucapnya.
Dukungan percepatan pemulihan Aceh juga ditunjukkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dengan mengirimkan tim khusus ke wilayah terdampak membantu mengakselerasi dalam penanganan dan menekankan pentingnya stabilisasi layanan publik, termasuk layanan kelistrikan untuk masyarakat.
"Kebutuhan listrik sangat krusial. Kami bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan PLN terus mempercepat pemulihan untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera menikmati layanan listrik," tutur Tito.
Selaras arahan Pemerintah Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, PLN mengerahkan sumber daya dan personel terbaik dari unit-unit se-Indonesia memulihkan jaringan listrik di wilayah terdampak berkolaborasi dengan seluruh pihak mendorong percepatan "recovery" kelistrikan pascabencana di Aceh.
Baca juga: PLN Kalselteng bantu warga pasang baru listrik gratis di Banjarmasin
"Kami mendapat arahan dari Presiden seluruh kekuatan PLN dikerahkan untuk membantu pemulihan bencana, baik banjir bandang maupun tanah longsor yang terjadi di Aceh. Untuk itu, kami semua berkolaborasi dengan pihak terkait lintas intansi," tegasnya.

Dikatakan Darmawan, PLN dalam proses pemulihan berkolaborasi dengan Pemprov Aceh, Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Sultan Iskandar Muda, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh di bawah arahan pemerintah pusat.
Salah satu langkah krusial adalah pengiriman unit-unit tower emergency dari Jakarta menuju Banda Aceh menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU). Selain itu, beberapa unit juga diangkut melalui jalur darat dan laut dengan dukungan TNI Angkatan Darat (AD) dan jajaran Kepolisian.
Darmawan memberikan apresiasi terhadap Polri yang membantu memastikan kelancaran komunikasi di tengah kondisi jaringan terputus dan dari sisi logistik, TNI AD memasilitasi pengiriman material menggunakan truk dan membuka akses menuju wilayah terdampak yang masih hampir mustahil untuk dilewati. Bahkan, helikopter dikerahkan mengangkut material tower ke titik-titik yang tidak mungkin dicapai melalui jalur darat.
"Kami harus menggunakan helikopter untuk membawa material ke lokasi. Ada helipad yang perlu dibuka, dan di sana pasukan dari TNI dan Kepolisian ikut membantu. Kekompakan menjadi kekuatan besar dalam percepatan pemulihan," kata Darmawan.
Ditambahkan, tidak hanya pemulihan infrastruktur, dukungan kemanusiaan juga digalang mulai dari posko, dapur umum, serta fasilitas pendukung lain dibangun bersama sebagai bentuk solidaritas antar instansi.
"Seluruh komponen kekuatan Indonesia bergerak bersama dengan semangat perjuangan dari tim PLN, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat, kami merasakan kekompakan luar biasa. Semoga Allah SWT memudahkan segala ikhtiar ini, sehingga Aceh segera pulih," kata Darmawan.
